Calon Pemimpin Baru Kedepan Merangkul 15 Distrik

NABIRE - Calon pemimpin baru yang akan terpilih pada Pilkada 9 Desember 2015 mendatang adalah suara rakyat kecil di 15 distrik dan kampung di wilayah pemerintahan kabupaten Nabire, yang benar-benar memilih dan dipilih untuk mengangkat pemimpin lima tahun kedepan, dan nantinya tentunya akan melihat dan merangkul semua distrik yang ada di daerah pemerintah kabupaten Nabire. Oleh karena itu masyarakat di 15 distrik tidak mau pemimpin yang tidak bijak dan mau melihat lima pilar di distrik yang berjauhan.

 

“Jangan membeda-bedakan jarak jangkauan,letak geografis, karaktertik masyarakat setempat. Dan masyarakat juga tidak mau pemimpin yang kolusi, korupsi, nepotisme, cacat dan buta yang memimpin lima tahun kedepan ini,” Demikian dikatakan Yunus Tebai, salah satu anggota DPRD Nabire, seraya menekankan, kedepan  diharapkan akan terpilih pemimpin yang dapat merangkul semua distrik, bukan hanya merangkul atau melihat di distrik terdekat saja.

Hal ini dimaksudkan, lanjutnya, agar harapan masyarakat terutama pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan kesejahteraan ekonomi masyarakat  dapat diwujudnyatakan di distrik atau kampung setempat, agar masyarakat juga benar-benar dapat hasil yang baik dan boleh dinikmati kerinduan dan impian mereka di tempat itu sendiri.

Sejarah telah membuktikan bahwa, orang asli Nabire lima distrik dan pesisir atau kepulauan belum pernah menjadi bupati. Oleh karena itu, puluhan tahun memimpin Nabire adalah orang dari luar wilayah Nabire hingga  membangun daerah membuktikan sesuai dengan Otonomi Khusus Nomor 21 Tahun 2001.

Menurut Yunus, meski kabupaten Nabire memiliki 15 distrik di wilayah pemerintahan di daerah ini namun pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat di distrik yang berjauhan dengan ibukota kabupaten selalu disisikan atau masih keterbelakangan.

Sebagai bukti, sampai saat ini ada warga Nabire yang selama ini tinggal dibalik gunung dan tidak bisa datang ke kota Nabire karena sulitnya jangkauan. “ Selama ini pemimpin di daerah ini tidak serius memajukan masyarakat Kabupaten Nabire khususnya di distrik terpencil sehingga kedepan kami inginkan pemimpin yang bijak, dan yang mau merangkul 15 distrik serta benar-benar mau peduli dengan masyarakat terasing dan terbelakang,” ungkapnya.

Tambahnya, kepada masyarakat melalui media ini ia mengharapkan dukungan suara dari lima distrik masing-masing Distrik Uwapa,Yaro, Siriwo, Menou dan Distrik Dipa, kiranya dapat melihat pengalaman keterbelakangan lima pilar di lima distrik itu. Apakah sudah maju dengan distrik yang lain atau kah masih ketertinggalan. Diharapkan Ketua KPPS serta anggota, Ketua TPS serta anggota, ketua PDD serta anggota, tokoh pemuda kelima distrik dan masyarakat jangan menuntungkan diri pribadi untuk kasih kesenangan semenit atau sedetik saja, akan tetapi melihat kepentingan umum lima tahun mendatang. (modes)

 
 

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2