AP Youw : KPU Jangan Lempar Batu Sembunyi Tangan

NABIRE – Dalam menjalankan tahapan Pilkada Nabire tahun 2015, tentu banyak aturan yang menjadi pedoman bagi pelaksana dalam hal ini KPU. Tahapan Pilkada diatur dengan berbagi aturan. Namun demikian, melihat hasil kerja dalam penetapan pasangan calon peserta Pilkada Nabire tahun 2015 ini, KPU Nabire dinilai tidak memahami aturan baku yang sudah diatur oleh republik ini.

 

“Kalau demikian yang terjadi, jelas KPU lempar batu sembunyi tangan. Artinya, persoalan ini dilemparkan ke rakyat dan kanidat untuk berkelahi di lapangan,” kata Drs. Anselmus Petrus Youw, M.Si, mengkritisi kinerja KPU Nabire, Selasa (25/8) kemarin.

AP Youw menilai, persyaratan yang diajukan oleh masing-masing kandidat tidak diteliti dengan baik. Sudah ada aturan yang harus dipedomani dalam mengelar Pilkada, sehingga KPU harus tegas dalam memutuskan persoalan dan KPU tidak perlu takut.

“Kenapa harus takut, ada pihak keamanan kalau takut. Tugas yang dijalankan KPU diamati setiap saat setiap detik oleh aparat keamanan yang ditugaskan oleh negara,” ujarnya.

Lebih lanjut dirinya berpendapat, terkait keputusan yang dikeluarkan oleh KPU ada pihak-pihak maupun kandidat yang menempuh jalur hukum melalui PTUN, itu tidak salah. Karena pembuktian maupun mencari keadilan dengan melalui jalur hukum, ini adalah langkah yang baik.

“Apalagi seorang yang mau maju dua kali. Setahu saya ada aturan lama bahwa LKPJ harus dipertanggungjawabkan di depan DPR dan ada rekomendasi dari DPR untuk dicalonkan kembali. Saya tidak tahu aturan baru. Apakah KPU sudah mengecek persyaratan itu, terlampir atau tidak ?” kata AP Youw.

Menurut penilaian AP Youw, kerja KPU Nabire tidak sesuai dengan aturan Pilkada yang ditetapkan oleh pemerintah. Salah satu hal yang sejauh ini masih menjadi pertanyaan di dalam benaknya, kenapa di Nabire calon dari jalur independen bisa sampai 5 pasang.

“Terakhir saya mau menyampaikan ucapkan selamat kepada 7 pasangan calon kandidat yang ditetapkan oleh KPU Nabire. Kita semua berharap bekerja jujur, adil, bijaksana, sopan santun, dengan tujuan untuk membangun Nabire ke depan yang lebih baik. Mau siapa yang menang nantinya, kita dukung dia untuk melanjutkan gerakan pembangunan menuju Nabire baru (Gerbang Nun Biru) jilid dua,” harap AP Youw. (ros)

 
 

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2