Mayat Pria Tenggelam Ditemukan di Pantai La Bani

NABIRE - Sesosok mayat laki-laki berumur 26 tahun korban tenggelam, Selasa (30/4), ditemukan di Pantai La Bani yang terletak di samping Pelabuhan Laut Samabusa, Distrik Teluk Kimi. Mendengar laporan masyarakat Samabusa tentang penemuan mayat tersebut, Tim Reskrim Polres Nabire dibawah pimpinan Kasat Reskrim Polres Nabire, Widi Setiawan, S.Ik beserta anggota Reskrim Polres Nabire langsung mendatangi TKP yang berlokasi di Pantai La Bani Samabusa. Setelah tiba di lokasi, Tim Reskrim langsung melakukan investigasi terhadap korban yang setelah diketahui berinisial LAA.


Setelah melakukan investigasi, akhirnya Satuan Reskrim Polres Nabire berhasil mengungkap kasus tersebut. Menurut keterangan saksi, kronologi kejadian berawal pada Senin (29/4) pukul 17.00 Wit, korban bersama 5 orang saksi masing-masing LM, B, LA, LR dan LM, sedang mengkonsumsi minuman keras jenis Cap Tikus (CT) di pinggir Pantai La Bani tak jauh dari lokasi mayat tersebut ditemukan. Korban bersama 5 orang temannya yang juga merupakan saksi, mengkonsumsi minunal keras hingga pukul 22.00 Wit. Setelah itu, pagi harinya sekitar pukul 10.30 Wit korban ditemukan tewas dengan kondisi tenggelam didasar air Pantai La Bani sekitar 20 meter dari bibir pantai, dengan kedalaman sekitar 2 meter. Setelah korban diangkat ke permukaan dan dibawa ke pinggir pantai, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Pada saat korban diangkat, hanya memakai celana dalam dan sudah dalam kondisi tidak bernyawa lagi.
Dari Tempat Kejadian Perkara (TKP), Sat. Reskrim Polres Nabire berhasil mengamankan beberapa barang bukti berupa 3 botol kemasan air mineral bekas tempat minuman keras jenis CT, yang dalam kondisi sudah kosong, 2 sachet minuman Kuku Bima Energy yang sudah kosong, yang disinyalir dipakai korban bersama teman-temannya untuk mencampur miras yang dikonsumsi. Dari kejadian tersebut, Satuan Reskrim Polres Nabire langsung mengambil tindakan melakukan identifikasi korban, melakukan koordinasi dengan Kepala Suku Buton, serta membawa korban ke RSUD Nabire untuk divisum.
Kapolres Nabire, AKBP. Bahara Marpaung, SH bersama, Kasat Shabara Polres Nabire, AKP. Fransiskus Fenanlampir, sempat mendatangi Kantor Polsubsektor KP Laut Nabire, guna mengetahui secara langsung kejadian tersebut, bahkan Kapolres Nabire, AKBP. Bahara Marpaung, SH juga sempat menginterogasi para saksi yang ada di TKP, guna memastikan kematian korban. (cad)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2