Parit Kalobobo Urusan Provinsi

NABIRE – Pembangunan parit dan gorong-gorong di Jalan Kalibobo bukan menjadi tugas Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Nabire. Namun parit dan gorong-gorong di lokasi itu pembangunannya dibiayai dari APBD Provinsi Papua yang ditangani Satker VIII Nabire Bidang Bina Marga.


“Dinas PU Nabire tidak ada kaitan dengan pembangunan parit dan gorong-gorong seperti yang disampaikan Ketua Komisi C DPRD Nabire, Mathias Pigay, S.Sos seperti diberitakan media ini kemarin. Kegiatan itu dibiayai dari APBD Provinsi dan bukan Dinas PU Nabire yang menangani,” kata Kepala Seksi Pembangunan/Peningkatan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Nabire, Ermambo Rumaropen, S.Sos, mengklarifikasi pemberitaan media ini sebelumnya.
Dikatakannya, komentar dari wakil rakyat terkait pekerjaan parit dan gorong-gorong itu, perlu diluruskan. Karena Dinas PU Nabire tidak ada pekerjaan sepanjang ruas Jalan Kalibobo tersebut.
Hal lain yang juga diklarifikasi adalah komentar soal pembangunan gorong-gorong di Jalan Jayanti. Kata Ermambo, untuk pembangunan di Jalan Jayanti itu pun kegiatan yang dibiayai oleh dana APBD Provinsi. Dinas PU Nabire, katanya, untuk wilayah itu hanya melakukan pekerjaan pengaspalan lapen di Jalan Jayanti.
Ermambo mengharapkan agar pihak-pihak yang memberikan komentar, terlebih dahulu mengecek dan memahami status ruas jalan yang ada di Nabire. Sehingga ketika akan memasukan masukan, akan tepat sasaran pada institusi yang menangani pekerjaan itu.
Jelasnya, soal ruas jalan itu masing-masing memiliki status yang berbeda. Ada tiga jenis status ruas jalan, yakni ruas jalan nasional yang dibiayai dari dana APBN, ruas jalan provinsi yang didanai oleh APBD Provinsi dan ruas jalan kabupaten yang didanai oleh APBD Kabupaten. Demikian juga halnya dengan jembatan, juga memiliki status yang berbeda.
“Kami juga mengapresiasi wakil rakyat yang turun untuk mengecek pembangunan. Ketika pembangunan sedang dilaksanakan, akan lebih baik jika saat itu pula wakil rakyat turut serta turun memantau. Dan tentu saja perlu dibekali dengan pengetahuan soal sarana prasarana yang sedang dibangun. Sehingga masukan yang disampaikan nantinya akan tepat sasaran,” ujarnya, Selasa (1/9) kemarin. (ros)

 
 
 

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2