Pansus Pimpinan DPRD Nabire Tanpa SK

NABIRE – Panitia Khusus (Pansus)Pimpinan DPRD Kabupaten Nabire yang dibentuk sebulan lebih, hingga kini belum ada Surat Keputusan (SK) Pansus. Walau demikian, anggota DPRD Kabupaten Nabire yang ditunjuk sebagai Pansus Pimpinan sedang menelusuri kebenaran penunjukkan jabatan Ketua DPRD Kabupaten Nabire dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Willem Kayame yang dipercayakan sebagai Ketua Pansus Pimpinan DPRD melalui telepon, Selasa (2/9) siang mengatakan, sekalipun sebagian anggota DPRD Kabupaten Nabire yang peduli dengan jabatan Ketua DPRD sudah mulai menelusuri penunjukkan jabatan Ketua DPRD dari partai, namun belum bisa dikatakan Pansus karena hingga kini, sejak kesepakatan internal DPRD, belum ada SK Pansus pimpinan DPRD. Temuan dan pernyataan sikap dukungan dari partai atas nama kader PKB yang sudah direkomendasikan juga belum bisa dinyatakan sebagai temuan Pansus.
Wakil Ketua DPRD KabupatenNabire, Marcy Kegou yang dikonfirmasi melalui telepon soal SK Pansus, Selasa (2/9) mengakui tidak adanya SK untuk Pansus Pimpinan DPRD Nabire.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dewan, Derek Kambuaya, SH yang dikonfirmasi soal SK Pansus di Sekretariat DPRD Nabire, Selasa (2/9) siang hanya mengatakan tanyakan langsung kepada ibu Wakil Ketua DPRD Nabire. Ketika ditanya soal prosedur dan siapa yang membuat SK Pansus, Kambuaya malah tidak menjawab dan hanya menyarankan agar hal itu tanyakan langsung kepada Wakil Ketua, Marcy Kegou.
Willem mengatakan tidak tahu, kenapa tidak ada SK dan tersendat dimana. Padahal, pembentukan Pansus sudah disepakati melalui rapat internal yang harus ditindaklanjuti oleh pimpinan dan anggota, karena apapun keputusan anggota DPRD merupakan keputusan resmi lembaga DPRD.
Legislator dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini kesal dengan belum adanya SK Pansus. Karena, anggota DPRD dan masyarakat Nabire sedang menanti pelantikan Ketua DPRD Nabire yang definitif.
Anggota Koalisi Pembaharuan Nabire Baru (KPNB), Ayub Wonda dan Soter Zonggonau, beberapa waktu lalu menilai, konspirasi penghambatan pelantikan Ketua DPRD Nabire atas nama Naomi Kotouki sudah merasuki lingkungan DPRD Nabire. Karena, masyarakat di daerah ini tahu bahwa PKB sudah merekomendasi Naomi Kotouki sebagai Ketua DPRD Nabire, tetapi sampai sekarang, SK-nya belum diproses. Karenaitu, kedua tokoh masyarakat ini meminta agar lingkungan DPRD Nabire jangan menghambat pelantikan Ketua DPRD Nabire. Sebab, sudah lama masyarakatdi daerah ini menanti dilantiknya Ketua DPRD yang definiif.
Penjabat Bupati Nabire, Sendius Wonda dalam beberapa kesempatan di DPRD meminta agar jabatan Ketua DPRD diisi secepatnya. Masalah internal partai diselesaikan dan segera proses SK Ketua DPRD agar jabatan yang kosong segera terisi. (ans)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2