Tegakkan Demokrasi dan Keadilan, Koalisi Nusantara Berikan Apresiasi kepada Panwas Nabire

NABIRE - Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nabire, Drs. Fabianus Yobee dan Yusuf Kobepa, SH.,MM memberikan apresiasi kepada Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kepala Daerah Kabupaten Nabire. dimana, apa yang telah diputuskan oleh Panwaslu sebagai lembaga yang independen dan netral telah dibuktikan oleh Panwaslukada Kabupaten Nabire.

Siprianus Bunai, SH sebagai Ketua Tim Sukses pasangan Fabianus Yobee – Yusuf Kobepa, yang diusung Koalisi Nusantara menilai bahwa Panwaslu telah bertindak sesuai dengan aturan perundang-undangan. Panwas sangat luar biasa dalam memutuskan sengketa Pilkada yang diajukan oleh pemohon pasangan Yobee - Kobepa, dan untuk pertama kalinya bahwa masyarakat Kabupaten Nabire telah melihat sikap independensi salah satu penyelenggara Pilkada. Sehingga, hal tersebut patut diberikan apresiasi oleh masyarakat Nabire.
“Panwas Kabupaten Nabire telah memperlihatkan apa yang menjadi harapan masyarakat sebagai lembaga independen dan netral dalam mengawasi Pilkada di Nabire. Saya ucapkan terima kasih dan saya berikan apresiasi kepada Panwas Nabire yang telah bersikap netral dalam mengambil sebuah keputusan. Mereka (Panwas) cukup paham aturan, lebih dari kuasa-kuasa hukum kita, dan saya mau katakan bahwa hari ini adalah hari kemenangan demokrasi dan keadilan di Nabire, luar biasa kami tetap mendukung Panwas, karena masih banyak tahapan yang harus kita lalui,” ungkapnya.
Sebagai Ketua Tim Sukses Yobee- Kobepa, ia menambahkan, awalnya merasa ragu dengan apa yang akan diputuskan oleh ketua dan anggota Panwas Kabupaten Nabire. Karena disinyalir, Ketua Panwas Nabire punya faktor kedekatan dengan salah satu pasangan calon, namun hal tersebut dapat ditunjukkan oleh Panwas Kabupaten Nabire dalam hasil keputusan rapat pleno musyawarah penyelesaian sengketa Pilkada Nabire yang ajukan oleh pemohon yakni, pasangan Yobee - Kobepa. Dan selaku ketua tim sukses merasa, Panwas telah memperlihatkan kepada masyarakat Nabire dan menepis isu yang saat ini telah tersebar di tengah-tengah masyarakat, soal faktor kedekatakan dengan salah satu Paslon. 
“Kami awalnya berpikir, Panwas akan mengambil keputusan yang salah dalam rapat pleno musyawarah penyelesaian sengketa Pilkada Nabire, ternyata Panwas Pilkada Nabire yang dipimpin oleh Yeremias Degei, betul-betul kerja netral dan menjalankan undang-undang. Panwas Nabire punya integritas yang luar biasa, dan juga dua anggota lainnya, Paul Ayatanoi dengan Abednego Bamba, serta sekretariat mereka semua proaktif dalam menanggapi apa yang disengketan oleh Yobee – Kobepa. Kebenaran dan keadilan tersebut sudah dijawab oleh Panwas Nabire, itu yang kami mau dan kami temukan keadilan dan kebanaran itu di Panwas Kabupaten Nabire hari ini (Selasa, 8/8),” tuturnya.     
Sementara itu, calon Bupati dan Wakil Bupati Nabire yang diusung oleh Partai Golkar dan NasDem oleh Koalisi Nusantara, Fabianus Yobee – Yusuf Kobepa berharap dan menghimbau kepada semua simpatisan dan pendukung Yobee–Kobepa untuk tetap menjaga Kamtibmas dan mengawal apa yang telah ditetapkan oleh Panwas Nabire. Dan kepada pihak kepolisian agar, tetap menjaga dan mengawal proses tahapan Pilkada Nabire dengan baik, sehingga tetap dalam situasi kondusif seperti saat ini. Kepada seluruh warga masyarakat Nabire, agar tetap menjaga situasi Kamtibmas dengan aman dan tertib, serta terus mengawal proses demokrasi yang adil dan benar pada Pilkada Kabupaten Nabire. (cad)

 
 

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2