FAAD-PD Nyatakan 6 Sikap, Minta Penjelasan KPU dan Pansus DPRD

NABIRE - Forum Anak Adat dan Perintis Peduli Demokrasi (FAAD-PD) menyatakan enam sikap. Pernyataan sikap itu disampaikan untuk meminta kejelasan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nabire dan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Nabire terkait tahapan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nabire 2015.

Keenam sikap itu, pertama, penjelasan tahapan verifikasi factual dan acuan yang menjadi dasar penetapan lima pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nabire dari jalur perseorangan sesuai dengan PKPU Nomor 12 Tahun 2015 pasal 20, ayat 2-9, pasal 23 Ayat 5,6,7,8,8a,8b.
KPU Kabupaten Nabire juga harus memberikan penjelasan terkait dalam masa verifikasi factual berkas calon perseorangan ada kejadian khusus yang terjadi, dimana berkas pasangan bakal calon yang harus dilakukan penelitian administrasi dan factual di tingkat desa/kelurahan oleh PPS mulai tanggal 23 Juni - 6 Juli 2015 PKPU 02 Tahun 2015 tentang Tahapan, Program dan Jadwal.  
PPD, PPS dan Sekertaris Distrik Wapoga mengalami kecelakaan saat baru akan menumpang speed boat pada tanggal 3 Juli (H-3) sebelum berakhirnya tahapan tersebut, speed tenggelam sehingga berkas dokumen bakal calon perseorangan dinyatakan hilang, apa hasil yang didapat oleh tim yang dibentuk oleh KPU Nabire yang terdiri dari KPU, Panwas, pemerintah dalam hal ini KesbangPol Linmas serta pihak kepolisian, apakah Distrik Wapoga tetap melakukan verifikasi dan hasilnya juga ada dalam pleno yang ditetapkan KPU Nabire pada tanggal 24 Agustus 2015.
Kedua, Memberi sangsi kepada PPD, PPS dan Sekretaris PPD Distrik Wapoga, yang direkomendasikan oleh Panwan Pilkada. Ketiga, penjelasan secara rinci sebaran dari pada dukungan terhadap 5 pasangan calon perseorangan di 15 distrik dan kampung.
Keempat, penjelasan tahapan verifikasi factual berkas dukungan 2 Pasangan Calon (Paslon) yang diusung partai politik atau gabungan Parpol dan rincian partai pendukung karena adanya indikasi dukungan ganda oleh Parpol pada saat pendaftaran tanggal 26 - 28 Juli 2015. Mengumumkan melalui media masa/cetak partai pendukung dan rekomendasi yang diterima.
Kelima, menetapkan tanggal penetapan kelengkapan berkas bagi calon yang berstatus sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, anggota TNI, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), dan  pegawai negeri sipil wajib menyampaikan keputusan pejabat yang berwenang tentang pemberhentian sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Anggota TNI, Polri dan PNSsesuai PKPU Nomor 12 Tahun 2015, pasal 68 ayat 1,2 dan ayat 3, maka KPU harus menetapkan tanggal penetapan sebagai batas akhir penyerahan dokumen tersebut, karena batas waktu yang diberikan kepada calon tersebut adalah 60 hari terhitung sejak tanggal penetapan yaitu tanggal 24 Agustus 2015.
Keenam, menyampaikan kepada masyarakat melalui media masa/cetak, calon bupati dan wakil bupati yang berstatus anggota DPRD, anggota Tentara Nasional Indonesia, Polri, PNS dan mengumumkan calon bupati dan wakil bupati yang telah melengkapi persyaratan yang tercantum dalam PKPU Nomor 12 Tahun 2015 pasal 68 ayat 1 dan 2, dan juga nomor SK pemberhentiannya, apabila pasal ini tidak terpenuhi maka KPU harus melaksanakan pasal 68 ayat 3.
Disamping 6 sikap itu, FAAP-PD juga mendukung pernyataan Koalisi Nusantara yang mengatakan bahwa ketika ada proses hukum maka tahapan harus dihentikan sampai pada ada keputusan. (iing elsa)

 

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2