Lapter Dikia Tunggu Izin Pendaratan Maskapai Penerbangan

NABIRE - Lapangan Terbang (Lapter) Perintis Dikia, Distrik Dipa, kini tinggal menanti keluarnya surat izin melakukan tes landing oleh maskapai penerbangan. Pilot dari Maskapai Penerbangan Assosiasion Mision Aviation (AMA) sudah mengambil titik koordinat dari Lapter tersebut, tinggal menunggu surat izin pendaratan dari manager AMA di Jayapura.

Kepala Distrik Dipa, Nikolaus Kegiye kepada media ini, Selasa (15/9) siang mengatakan, Pilot Serge dari AMA sudah mengambil titik koordinat letak Lapter Dikia pada 2 September lalu. Dua hari kemudian, Pilot Serge melihat kondisi lapangan tersebut dari dekat dengan terbang rata-rata lapangan, kali kedua, Serge melakukan hal yang serupa pada 12 September lalu,
Kegiye menambahkan, hasil supervisi dari dekat selama dua kali tersebut, Pilot Serge mengatakan bisa melaksanakan tes landing untuk membuka jalur pelayanan penerbangan AMA ke Dipa dan sebaliknya. Untuk melakukan tes landing, kepala distrik diminta untuk mengurus Surat Izin Pendaratan dari maskapai penerbangan tersebut.
Oleh sebab itu, kata Kegiye, sementara ini sedang bingung dengan biaya untuk mengurus surat izin tersebut ke Jayapura pergi pulang. Sebab, terbukanya akses lewat udara merupakan kerinduan dan harapan masyarakat dari Dipa selama ini. Apabila lapangan perintis tersebut sudah bisa didarati pesawat dan melayani masyarakat lewat udara akan memperlancar komunikasi dari Dipa keluar dan sebaliknya dari luar termasuk dari Nabire ke Dipa. Sebab, selama ini wilayah Dipa terisolasi akibat tidak adanya hubungan darat yang bisa menghubungkan Dipa dan kota.
Menyadari kesadaran terisolasinya wilayah Dipa, kata Nikolaus, masyarakat secara sukarela mengerjakan lapangan terbang. Walaupun ada bantuan dana dari pemerintah, masyarakat dengan segala keterbatasnnya membuka lapangan terbang perintis dengan harapan lapangan tersebut suatu saat akan didarati pesawat sehingga wilayah Dipa, akan kemudahan pelayanan pemerintah dan masyarakat bisa keluar dan masuk lewat udara.
Oleh karena itu, Nikolaus mengungkapkan, akan puas dan bangga ketika Lapter tersebut sudah didarati pesawat dan ada pelayanan penerbangan pesawat untuk memperlancar akses ke Dipa. (ans)

 

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2