Kadistrik Teluk Kimi Siap Bantu Mesin Pres Batu kepada Pemuda

NABIRE – Kepala Distrik Teluk Kimi, Semuel R Rumayauw mengatakan, dalam tahun ini akan membantu mesin pres batu kepada lima kelompok pemuda di wilayahnya dalam tahun ini. Sementara itu, kepada para guru TK, SD, SMP dan SMTA lewat organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di wilayah Distrik Teluk Kimi akan dibantu kostum olahraga.

Bantuan tersebut diungkapkan Kepala Distrik Rumayauw dihadapan Penjabat Bupati Nabire, Sendius Wonda, kepala kampung dan tokoh-tokoh agama se Distrik Teluk Kimi sebelum menyerahkan bantuan warles kepada 48 gereja di aula Distrik Teluk Kimi, Selasa (15/9) pagi.
Kadistrik Rumayauw mengatakan, bantuan mesin pres dan kostum olahraga tersebut dibiayai dengan DPA Distrik Teluk Kimi Tahun Anggaran (TA) 2015. Mesin pres batu dan kostum sedang dalam proses sehingga apabila sudah ada, akan diserahkan kepada pemuda dan guru-guru.
Menurut Rumayauw, bantuan kepada masyarakat diberikan dalam bentuk barang karena dana alokasi umum (DAU) yang dikelola distrik tidak bisa memberikan bantuan dalam bentuk uang kepada masyarakat, tetapi bisa dibantu dalam bentuk barang. Sedangkan dana Otsus Papua, mulai tahun 2015 distrik tidak mengelola dana Otsus, distrik hanya mendapat DAU.
Oleh karena itu, tahun lalu Kepala Distrik Teluk Kimi memberikan insentif kepada petugas gereja tetapi tahun ini tidak dapat berupa uang tetapi hanya bisa mendapatkan bantuan barang.
Kadistrik Teluk Kimi, Semuel R Rumayauw usai penyerahan bantuan warles kepada media ini mengatakan, bantuan lima unit mesin pres batu akan diberikan kepada kelompok pemuda di lima kampung, satu mesin untuk satu kelompok pemuda di setiap kampung.
Menanggapi bantuan mesin pres batu kepada pemuda, Penjabat Bupati Nabire, Sendius Wonda mengatakan, sangat bermanfaat ekonomis dan ini sejalan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat yang mandiri. Kita tidak perlu memberikan ikan kepada masyarakat tetapi sebaiknya kita memberikan mata kail agar masyarakat bisa mencari ikan sendiri agar pada saatnya masyarakat mampu mandiri.
Wonda juga menilai, bantuan mesin pres batu yang diprogramkan Kadistrik Teluk Kimi sejalan dengan program kerja dari Gubernur Papua, peningkatan ekonomi masyarakat yang mandiri dan maju. Karena, lewat programnya itu Gubernur Papua, Lukas Enembe menitikberatkan peningkatan ekonomi masyarakat yang dimulai dari diri sendiri agar bisa mampu mandiri.
Bupati Wonda juga menambahkan, Gubernur Papua sudah menetapkan agar dan kebijakannya untuk dilaksanakan di masing-masing daerah. Sebagai pejabat di bawah, seharusnya menterjemahkan program gubernur sesuai dengan kondisi wilayah masing-masing, bukan bikin gerakan sendiri-sendiri yang tidak mendukung program gubernur. (ans)

 

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2