Daniel Butu Sesalkan Pencoretan Pengurus Golkar yang Mengakar

 

NABIRE-Ketua Dewan Penasehat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Nabire Daniel Butu menyayangkan pencoretan sejumlah Pengurus yang telah mengakar di Partai Golkar dan Tokoh yang dinilai mempunyai pengaruh dari Caleg Sementara DPRD Kabupaten Nabire.

 

 

Saya sangat menyesalkan sikap dari Kepengurusan partai Golkar Kabupaten Nabire.sikap itu sangat mengecwakan.Bila sikap itu tidak dirubah bisa jadi dalam kompetisi DPRd 2014 Golkar yang hanya 1 kursi di DPRD Kabupaten Nabire bisa hilang.Kekecewaan itu dari DCs yang diajukan, nama-nama yng sudah berakar dimasyarakat, nama-nama pengurus yang berakar tidak masuk dalam DCS justru dicoret, ungkapnya.

 

Sikap itu diungkapkan Daniel Butu terhadap Kepengurusan DPD Partai Golkar Kabupaten Nabire periode 2010-2015 dibawah kepemimpinan Martinus Dogomo karena sejumlah tokoh mempunyai kompetensi dalam merebut hati rakyat guna bersaing meraih kursi di DPRD Kabupaten Nabire.

 

Menurutnya, sejumlah tokoh yang dicoret dan tidak diakomodir dalam DCS (Daftar Caleg Sementara) DPRD Kabupaten Nabire 2014 merupakan tokoh atau pengurus Partai Golkar Kabupaten Nabire yang telah mengakar dan berjasa bagi besarnya Partai Golkar tokoh-tokoh sangat dikenal oleh masyarakati Kabupaten Nabire, sehingga sangat terbuka bagi partai Golkar untuk mendapat kursi di DPRD Kabupaten Nabire.

 

Menurutnnya, Kepengurusan Partai Golkar Kabupaten Nabire justru mengakomodir sejumlah nama yang kiprahnya belum dikenal oleh masyarakat.

 

Kepada Papuapos Nabire, Minggu (6/5) tadi malam, Daniel Butu menyebutkan sejumlah tokoh yang merupakan tokoh atau pengurus Golkar yang telah mengakar seperti Agus Tatogo, Piet Marwa, dan Ayub Wonda Kepala Suku D3N.

 

Nama-nama yang telah berakar luas di masyarakat Kabupaten Nabire seperti Agus Tatogo yang merupakan Sekretaris Dewan Penasehat DPD Partai Golkar Kabupaten Nabire, La ode salah satu pengurus inti, Piet Marwa yang merupakan sesepuh Partai Golkar, yang dari periode ke periode menjaga Partai Golkar di Kantor Golkar hingga saat ini.Lalu Ayub Wonda yang merupakan Kepala Suku D3N, Thom Siwalete.Ini merupakan orang-orang yang berpengaruh di Golkar yang dicoret namanya di DCS DPRd kabupaten Nabire 2014, tuturnya.

 

Bila orang-orang ini dicoret lalu siapa kader yang mampu diharapkan yang masuk dalam DCS yang akan berkompetisi DPRD tahun 2014, tandasnya.

 

Menurutnya, tindakan Kepengurusan DPD Partai Golkar Kabupaten Nabire yang telah mencoret nama-nama orang-orang yang merupakan pengurus inti, pengurus yang telah mengakar dan orang-orang berpengaruh dibawah kepemimpinan Martinus Dogomo, idris Hamzah, dan Daniel Mote sangat disesalkan.

 

Mengapa mereka dicoret padahal mereka orang-orang inti di Golkar.Golkar  mau mencari apa dalam pencalegan 2014 bila orang-orag itu tidak masuk, sementara orang-orang yang diakomodir dalam DCS adalah orang-orang yang nota bene-nya tidak dikenal masyarakat, lalu Golkar mau mengharap apa, ungkapnya.

 

Menurutnya, nama-nama yang diakomodir dalam DCS 2014 Partai Golkar itu tidak akan mampu bersaing dengan orang-orang dari parpol-parpol lain dalam berkompetisi memperebutkan kursi DPRD kabupaten Nabire tahun 2014.

 

Diakuinya, nama-nama yang diakomodir dalam DCS itu tidak penah dikoordinasikan, dikonsultasikan dengan Dewan Penasehat.

 

Oleh karena itu Daniel Butu yang juga pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Nabire meminta kepada Pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Nabire untuk merubah sikap dan meninjau ulang nama-nama DCS yang diajukan ke KPU Nabire.

 

Masih ada kesempatan untuk memperbaikinya, jadi saya minta agar Pengurus Partai Golkar Nabire untuk memperbaiki saat KPU mengembalikan berkas ke parpol.Ada kesempatan, masih ada waktu untuk memperbaiki guna kemenangan Golkar di DPRD Kabupaten Nabire tahun 2014, tegasnya.

 

Dinyatakan Daniel Butu, bila sikap Pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Nabire tidak dirubah maka

 

Saya meminta kepada Ketua DPW Golkar Papua untuk meevisi Kepengurusan DPD Golkar Kabupaten Nabire atau dilaksanakan Musda Luar Biasa sebelum tahun 2014/sebelum pemilu Legislatif digelar.

 

Itu semua menurutnya, agar Golkar dapat diharapkan memperoleh kursi di DPRd Kabupaten Nabire.

 

Bila sikap Pengurus dalam pencalegan tidak bisa dirubah maka saya meminta agar dilaksanakan Musda Luar Biasa atau dengan kebijakan Ketua DPW Golkar Provinsi Papua untuk merevisi kepengurusan DPD Golkar Kabupaten Nabire, pungkasnya. (iing elsa)

 

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2