Jangan Ada Perselisihan Diantara Pendukung Kandidat

NABIRE – Masyarakat dihimbau agar jangan ada perselisihan diantara masing-masing pendukung kandidat yang ikut pada pesta demokrasi, Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Nabire. Karena, siapapun yang akan terpilih merupakan pilihan Tuhan yang diatur lewat garis tangan masing-masing orang.

Delapan pasangan kandidat yang terdaftar sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Nabire merupakan kader-kader warga Papua yang terbaik. Dan siapapun yang akan terpilih lewat pemungutan suara nanti, 9 Desember mendatang, harus kita akui bersama, Tuhan sudah mengatur digaris tangannya, bahwa pada tahun sekian memimpin penduduk Nabire sebagai bupati dan wakil bupati. Kalau Tuhan tidak menentukan yang bersangkutan, mustahil terpilih.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRD) Kabupaten Nabire. Mathias Pigay di ruang kerjanya, Selasa (3/11) menghimbau penduduk di Kabupaten Nabire agar jangan adu kekuatan antara pendukung kandidat yang satu dengan pendukung kandidat yang lain. Karena, dari delapan calon yang ikut Pemilukada Nabire, yang akan terpilih cuma satu pasangan. Siapapun yang akan terpilih, Tuhan sudah menggariskan nasibnya lewat garis tangan, sebagai Bupati.
Kalau tidak ada digaris tangan, tidak akan terpilih. Dan kita semua, baik pendukung maupun kontra politik, selama lima tahun ke depan, kita akan dipimpin oleh bupati dan wakil bupati terpilih.
Pigay juga mengingatkan kepada masing-masing tim kampanye dan tim sukses baik itu yang tercatat resmi maupun siluman dari delapan kandidat calon Bupati/Wakil Bupati Nabire agar mengingatkan dan membina pendukungnya masing-masing supaya menjaga keamanan dan kenyamanan di tengah masyarakat, lingkungan sekitar dan dengan tetangga. Karena, terciptanya kondisi masyarakat yang aman dan nyaman di daerah ini merupakan tugas bersama terutama tim sukses dari delapan kandidat agar pelaksanaan Pemilukada di daerah ini terlaksana dalam suasana kekeluargaan dan penuh kedamaian.
Legislator dari Partai Nasional Demokrat (NasDem) ini mengingatkan pentingnya kenyamanan bagi masyarakat menjelang pelaksanaan pemungutan suara dan menyongsong hari raya Natal dan Tahun Baru karena Posko Kemenangan dari masing-masing kandidat yang ada di tengah pemukiman warga, sangat berdekatan bahkan dua rumah tetangga saja terdapat dua posko yang berbeda, apalagi dalam satu komunitas masyarakat.
Ia menilai, terdapatnya dua pos berbeda yang saling berimpitan menunjukkan adanya kedewasan dalam berdemokrasi, pilihan masing-masing orang berbeda sesuai dengan nurani, ada dinamika demokrasi yang berkembang di daerah ini. Masyarakat sudah mulai menunjukkan adanya perbedan pilihan sesuai dengan hati nurani.
Hanya Mathias mengingatkan, agar perbedaan suara hati antar penduduk ini jangan lagi ada dendam dan pemaksaan hak seseorang yang bisa berujung pada perselisihan diantara warga. Untuk menghindari kemungkinan terjelek inilah, ia mengingatkan masing-masing tim agar membina pendukung untuk menjaga keamanan dan kenyamanan di tengah masyarakat. (ans)

 
 

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2