Persiapan Kampanye Terbuka, KPU Gelar Rakor

NABIRE – Menjelang pelaksanaan kampanye terbuka Pilkada Kabupaten Nabire tahun 2015, KPU Nabire menggelar rapat koordinasi (Rakor). Kegiatan Rakor yang digelar di Kantor KPU Nabire, Rabu (4/10), selain membicarakan persiapan kampanye terbuka, juga membahas sejumlah hal lainnya. Diantaranya, rencana pelaksanaan debat kandidat kedua, serta doa lintas agama sebelum digelarnya kampanye terbuka.


Di awal rapat, Ketua KPU Nabire, Petrus Rumere, S.Sos, M.Si, menuturkan, direncanakan pelaksanaan kampanye terbuka akan dimulai tanggal 24 November hingga 5 Desember 2015. Terkait dengan hal ini, kata Rumere, KPU Nabire akan memberikan ruang dan waktu. Selain itu, KPU juga akan mengatur pelaksanaan kampanye terbuka baik melalui media cetak maupun elektronik.
Sebelum pelaksanaan kampanye para kandidat, lanjut Rumere, KPU Nabire juga akan menggelar pawai bersama. Direncanakan, pawai bersama akan dilakukan pada tanggal 23 November 2015. Pawai bersama yang akan dipusatkan di Taman Gisi Nabire juga akan diwarnai dengan doa bersama lintas agama.
“Pelaksanaan kampanye terbuka akan dilaksanakan mulai tanggal 23 November sampai 5 Desember 2015. Dalam kampanye terbuka, masing-masing kandidat akan mendapatkan jatah 1 hari kampanye serta akan dipusatkan dalam 1 titik lokasi yaitu di Taman Gisi. Pelaksanaan kampanye terbuka akan diberikan batas waktu mulai pukul 09.00 Wit sampai pukul 16.00 Wit sesuai dengan Perkap Kapolri nomor 6 tahun 2012. Setelah selesai pelaksanaan kampanye terbuka ditegaskan tidak boleh ada arak-arakan atau konvoi massa,” paparnya.
Soal jadwal pelaksanaan kampanye terbuka, lanjut Rumere, masing-masing kandidat akan dilakukan pengundian hari "H" untuk pelaksanaan kampanye masing-masing kandidat. Sementara untuk pelaksanaan kampanye damai tanggal 23 November 2015 akan dilakukan oleh seluruh kandidat. Dengan ketentuan, masing-masing kandidat hanya bisa menggunakan kendaraan roda 4 sebanyak 10 unit. Akan diwarnai show of force oleh TNI/POLRI.
“Penutupan kampanye terbuka akan dilakukan kegiatan bersih-bersih dengan tema "Nabire Bisa” yang akan dilakukan oleh semua kandidat, TNI, POLRI yang bertujuan untuk menciptakan kebersamaan dan kekompakan.
“Untuk hari Jumat tanggal 27 November dan hari Minggu tanggal 29 November 2015 tidak dilaksanakan kegiatan kampanye terbuka mengingat hari tersebut merupakan hari ibadah,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pokja Pilkada, Oktovianus Takimai, S.IP menyampaikan jika debat kandidat kedua yang semula dijadwalkan tanggal 4 November 2015, dimundurkan waktu pelaksanaannya. Debat kandidat kedua, kata Takimai, akan dilaksanakan tanggal 11 November 2015 mendatang.
“Kampanye terbuka akan dilakukan mulai tanggal 24 November 2015. KPU juga akan menyampaikan kepada para kandidat agar dalam pelaksanaan kampanye terbuka harus melakukan koordinasi dengan aparat keamanan dalam meminta surat ijin kegiatan kampanye,” ujarnya.
Kapolres Nabire, AKBP H. R. Situmeang, S.Ik mengharapkan agar jadwal kampanye segera disusun dan ditentukan mengenai titik serta lokasi tempatnya. Aparat keamanan, lanjut Kapolres, akan lebih fokus dalam kegiatan kampanye terbuka agar tidak terjadi benturan massa.
Hal senada juga dikemukakan Kasdim 1705/PN, Mayor Inf Hasrifudin Haruna. Kata Kasdim, soal sistim kampanye agar dilakukan koordinasi yang baik serta sosialisasi terhadap pasangan calon, masa dan simpatisan. Jika pelaksanaan kampanye terbuka dilakukan dalam satu titik, maka aparat keamanan akan lebih fokus dalam hal pengamanan.
Kepala Kesbang Pol dan Linmas Nabire, Dra. Nanik S., menambahkan jika sebelum pelaksanaan kampanye terbuka akan diawali dengan doa lintas agama. Terkait dengan agenda doa lintas agama, Kesbang Nabire akan menyiapkan diri untuk menggelar agenda tersebut.
“Ada usulan dari tokoh-tokoh agama jika dalam pelaksanaan kampanye terbuka akan dibuatkan himbauan agama. Tujuannya, untuk menciptakan Sitkamtibmas yang aman dan kondusif dalam pelaksanaan Pilkada Nabire tahun 2015,” ujarnya.
Terkait dengan kampanye terbuka dengan sistim sekali kampanye untuk masing-masing kandidat, juga diamini oleh Panwas Nabire. Seperti dikatakan anggota Panwas Nabire, Adreana Sahempa, S.Pdk, pihaknya sangat setuju dalam pelaksanaan kampanye terbuka dengan sistim 1 kandidat mendapatkan jatah kampanye 1 hari. Soal kampanye media cetak dan elektronik, Panwaslu meminta agar KPU dapat menata serta mengatur jadwal dengan baik. Serta lebih melakukan koordinasi dalam setiap tahapan Pilkada agar tetap aman dan köndusif.
Hadir pada Rakor, komisioner KPU Nabire masing-masing Petrus Rumere, S.Sos, M.Si, Agus Salim, S.Ag, Oktovianus Takimai, S.IP, Oktovin Flora Karubuy, SH, Kapolres Nabire, AKBP H. R. Situmeang, SH. S.Ik, Kasdim 1705/PN, Mayor Inf Hasrifudin Haruna, Kepala Kesbang Pol dan Linmas Nabire, Dra. Nanik S., Kabag Ops Polres Nabire, Kompol I Nyoman Putra Sandhita, SH. S.Ik, G. Kasat Intelkam Polres Nabire, AKP Burhanuddin P., Kepala Distrik Nabire, Michael Danomira, S.STP, anggota Panwaslu Nabire, Adreana Sahempa, S.Pdk. (ros)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2