KPU Sosialisasi Pemilukada di Dua Distrik

NABIRE - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nabire menggelar sosialisasi di dua distrik, yakni Distrik Teluk Kimi dan Makimi, Kamis (5/11) kemarin. Di Distrik Teluk Kimi, sosialisasi dihadiri Kepala Distrik Semuel Rumayauw, S.Sos, Ketua PPD, Panwas Distrik serta PPS, sedangkan di Distrik Makimi hadir Kepala Distrik Saverius Tebai, SSTP, Danramil Kapten Inf. Muh. Asis Thaher, Kapolsek Makimi IPTU Ahmad Alfian, S.Ik, Ketua PPD dan PPS.


Komisioner KPU Nabire, Agus Salim, S.Ag, dalam paparannya menjelaskan, terkait Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nabire, yang terpenting diketahui adalah masyarakat telah terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT).
Disamping itu juga mengetahui berapa jumlah dan pasangan kandidat, masyarakat juga harus mengetahui visi dan misi setiap pasangan kandidat, sehingga masyarakat menjadi pemilih yang cerdas.
“Pasalnya, dalam kampanye tertutup tidak semua masyarakat datang untuk menyimak visi dan misi pasangan kandidat, karena tidak ada di tempat atau berhalangan hadir karena alasan tertentu,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu juga dijelaskan, bagaimana mencoblos yang sah. Tidak ada beda dalam mencoblos baik itu dalam pemilihan anggota legislatif yang lalu, pemilihan presiden dan Pemilukada serentak.
“Bila tidak terdaftar maka yang bersangkutan tidak berhak untuk mencoblos. Yang perlu diwanti-wanti jangan sampai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nabire terpilih oleh masyarakat lain, sehingga pastikan bahwa anda terdaftar dalam DPT. Bupati dan wakil bupati nantinya akan bekerja buat kepentingan daerah kita, bukan daerah lain, sehingga kandidat yang menjadi bupati adalah bupati kita,” tuturnya.
“Ingat selisih satu suara saja akan menentukan pemenang,” tandasnya.
Suara dianggap sah bila pencoblosan dilakukan dalam satu kotak pasangan kandidat walaupun ada dua lubang coblosan.
Sementara itu terkait surat suara tambahan/cadangan itu hanya dipergunakan untuk mengganti surat suara yang rusak. Pasalnya, bila surat suara cadangan dipakai maka dikuatirkan jumlah suara akan melebihi jumlah DPT.
Dikatakan Agus Salim, bila terjadi permasalahan di TPS, hendaknya diselesaikan di TPS itu juga.
Agus Salim meminta agar penyelenggara tidak ikut bermain. “Jangan coba-coba bermain, karena akan ketahuan. Silahkan pilih mau jadi penyelenggara atau tim sukses. Bila menjadi tim sukses silahkan keluar dari penyelenggara,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, dibagikan sejumlah alat peraga kampanye, pasangan kandidat serta hal-hal yang berkaitan dengan Pemilukada serentak 9 Desember 2015.
Agus Salim meminta agar seluruh masyarakat yang terdaftar dalam DPT untuk datang di TPS menggunakan hak pilihnya dalam pesta demokrasi Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nabire pada Hari Rabu tanggal 9 Desember 2015.
Sosialisasi yang dilaksanakan juga diisi dengan tanya jawab. Diantaranya salah satu Anggota PPS meminta kepada KPU agar logistik utamanya undangan memilih tidak terlalu mepet untuk sampai di PPS mengingat harus diedarkan kepada pemilih membutuhkan waktu. Anggota PPS meminta paling tidak 4-5 hari sebelum hari H (pencoblosan) undangan harus sudah sampai ke PPS.(iing elsa)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2