Isaias Himbau dan Harap Masyarakat Jangan Hambat Tahapan Pemilukada

NABIRE – Mantan Bupati Nabire Isaias Douw, S.Sos sekaligus calon bupati nomor urut 1 pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Nabire tahun 2015 – 2020, menghimbau dan mengharapkan kepada masyarakat untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta meminta kepada kelompok atau pihak-pihak tertentu untuk tidak menghambat tahapan Pemilukada Nabire yang tinggal sekitar satu bulan lagi masuk pada pencoblosan, 9 Desember mendatang.


Pasalnya, terang Isaias Douw kepada media ini siang kemarin ketika berkunjung ke redaksi media ini, terkait menang dan kalah dalam politik itu soal biasa. Dan siapa yang menang itu pasti Tuhan sudah atur dan gariskan. Kita hanya bisa berusaha, namun tentunya yang menentukan itu semua atau menurut kehendak Tuhan.
Terkait dengan masalah dukungan partai politik, khususnya Partai Nasional Demokrat (NasDem) seperti yang disampaikan oleh salah satu anggota DPRD Nabire, Matias Pigai, itu sangat benar. Kata Isaias Douw, namun disini tandasnya, kembali kami perjelas bahwa masalah itu biarlah diselesaikan di tingkat Dewan Pengurus Pusat (DPP) NasDem di Jakarta.
“Yang punya partai itu di Jakarta biarkan ini diselesaikan disana, yang penting kami disini tetap tenang dan jangan bawa masalah ini ke daerah. Untuk itu, saya harap persoalan seperti dualisme dukungan atau ganda ini tidak menganggu tahapan Pemilukada Nabire. Kami pada prinsip menerima apa putusan nantinya, apakah NasDem ke nomor urut 1 atau 8, kita serahkan ke pusat dan sama-sama kita menunggu hasil banding di MA,” tandasnya. 
Sekali lagi, kata anak kampung yang sederhana namun memiliki jiwa kebapakan ini, masalah-masalah yang ada seperti itu jangan sampai mengambat atau menganggu jalannya tahapan Pemilukada Nabire. Kami tentunya semua berharap, pelaksanaan Pemilukada Nabire yang tinggal beberapa tahapan lagi ini dapat berjalan aman dan damai. “Kita semua yang ada di daerah ini harus patuhi aturan, jangan coba-coba pula memprovokasi keadaan. Nabire ini aman, ketika ada orang dari luar Nabire ingin mengacaukan keadaan, kita sama-sama memeranginya,” harapnya.
Kembali menyangkut siapa nanti yang menjadi bupati Nabire atau yang memang dalam Pemilukada Nabire mendatang, lanjut Mantan Kabag Keuangan dan Kabag Umum Setda Paniai ini, itu sudah digariskan Tuhan. Entah mantan bupati yang kembali yang menjadi bupati diperiode selanjutnya, atau orang lain itu Tuhan sudah tentukan.
“Ya kalau saya kembali dipercaya masyarakat dan itu kehendak atau yang digariskan Tuhan yang pasti akan terjadi, kalau tidak yang mungkin 7 kandidat lainnya. Yang menjadi bupati itu ditentukan Tuhan dan secara manusia yang penting jangan menghancurkan masyarakat. Semua tutur kata ke masyarakat harus diatur untuk jangan stabilitas daerah,” tandas Isaias.
Imbuhnya, yang jelas beberapa tahun terakhir dan untuk saat ini Kabupaten Nabire aman dan kondusif. Ketika ada orang luar mau maju ataupun berpolitik di Nabire ikut aturan yang ada, jangan malah bikin kacau keadaan. Kita sama-sama jaga daerah ini agar Nabire aman ini tetap aman dan kondusif serta pelaksanaan Pemilukada serentak berjalan aman, lancar dan damai. “Saya harapkan semua kandidat, tim sukses dan pendukung untuk sama-sama menjaga daerah ini agar tetap aman. Selaku kandidat saya juga pasti akan ingatkan dan minta kepada tim dan pendukung saya untuk sama-sama menjaga daerah ini agar tetap aman dan damai serta ikut menyukseskan Pemilukada Nabire,” ujar Isaias.
Diakhir komentarnya, Isaias juga sependapat terkait dengan soal kejelasan dan kepastian terkait SK pemberhentian calon kandidat bupati dan wakil bupati baik dari pegawai negeri sipil maupun dari anggota DPRD. Ini semua harus jelas, jangan sampai persoalan ini nantinya menjadi polemik masalah dikemudian hari.
“Pihak penyelenggara dalam hal ini KPU Nabire harus dapat memberikan penjelasan kepada masyarakat, sehingga masalah ini tidak bias nantinya,” tegasnya seraya menambahkan, kepada masyarakat dan pendukung saya secara pribadi disini, saya katakan untuk tidak terprovokasi atau mau diprovokasi. Karena pada prinsipnya pasangan Idola siap menang dan kalah. Kalau memang kalah itu kemenangan yang tertunda dan Tuhan mungkin akan akan memberikan pilihan ke daerah lain.(wan)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2