Sekjen KPU Delegasikan Ketua KPU Intan Jaya Lantik Pejabat KPU Intan Jaya

INTAN JAYA - Surat pendelegasian tugas dari Sekertaris Jenderal (Sekjen) KPU Pusat, Arif Rahman Hakim nomor : 1487/SJ/X/2015 tertanggal 29 Oktober 2015 perihal pendelegasian pelantikan pejabat struktural eselon IV pada sekretariat KPU Kabupaten Intan Jaya. Minggu (8/11) pukul 17.00 Wit, Ketua KPU Kabupaten Intan Jaya, Linus Tabuni, A.Md.Tek, melantik PLT Sekertaris KPU Intan Jaya, Martinus Nawipa, SE, MM. Tampak hadir saat pelantikan, Bupati Intan Jaya yang diwakili Sekretaris Kesbangpol, Yesaya Bagau S.IP, M.Si, Wakil Ketua I DPRD Intan Jaya, Pendeta Yakob Labene, S.Th.


Martnus Nawipa, SE, MM telah dilantik oleh Ketua KPU Kabupaten Intan Jaya Linus Tabuni untuk menjabat Kepala Sub Bagian Umum pada Sekretariat KPU Intan Jaya. Sekaligus Martnus Nawipa menjabat Pelaksana Tugas (PLT) Sekertaris KPU Kabupaten Intan Jaya.
Pelantikan tersebut dilakukan atas dasar surat rekomendasi Plt Sekretaris KPU Provinsi Papua nomor : 946/B13/SESPROV.030/IX/2015 tertanggal 3 September 2015 dan nomor : 1018/B13/SES PROV.030/X/2015 tertanggal 13 Oktober 2015 untuk pelantikan pejabat struktural eselon IV.
Ketua KPU Kabupaten Intan Jaya, Linus Tabuni dalam sambutannya mengatakan, pelantikan pejabat eselon IV ini seharusnya dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Intan Jaya. Namun berdasarkan surat pendelegasian dari Sekjen KPU Pusat, maka dirinya yang melaksanakan tugas pelantikan pejabat struktural ini.
Tujuan utama pelantikan ini, katanya, untuk melakukan penyegaran kepada seluruh staf yang ada di lingkungan KPU Kabupaten Intan Jaya. Atau melakukan penyegaran staf dan pegawai soal tata cara pengelolaan administrasi yang diharapkan serta menciptakan suatu iklim kerja demokrasi dalam lingkungan KPU Intan Jaya.
Dirinya berpesan kepada Sekertaris KPU yang baru dilantik agar tidak percaya kepada siapapun, tetapi taati aturan yang berlaku dengan sikap jujur, loyal , taat kepada pimpinan dan berdiri netral. Bupati Intan Jaya yang diwakili Sekertaris Kesbangpol, Yesaya Bagau, S.Ip, M.Si, mengatakan, tugas dan
tanggung jawab yang diberikan oleh negara ini sangat mulia untuk dilaksanakan. Karena kita sadar atau tidak tetapi ini kerjanya Tuhan bagi kita untuk menjalankan dan melaksanakan tugas yang mulia ini.
Tentunya di sisi lain kita berpikir bahwa tugas ini sangat berat. Namun lewat sumpah/janji yang baru diucapkan juga lebih berat. Tetapi sebagai umat Tuhan kita harus rajin berdoa agar tugas ini dapat dijalankan sesuai perintah dari Tuhan dan atasan yang ada.
Untuk itu diharapkan tidak mendengar bisikan–bisikan apapun yang datangnya dari luar. Tetapi jalankan tugas yang mulia ini dengan tiga pesan. Jalankan tugas dengan baik, pelihara tugas ini dan mempunyai rasa tanggung jawab atas tugas yang ada. (des)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2