Perlu Sinergi, Cetak Pengusaha Baru Asli Papua

NABIRE - Diperlukan sinergi antara Bank Papua dengan pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten untuk mencetak pengusaha baru asli Papua. Hal itu juga sesuai dengan pencanangan Bank Papua untuk mencetak Seribu Pengusaha Asli Papua dalam kurun waktu 5 (lima) tahun). Dan saat ini telah tercetak sebanyak 200 pengusaha, dalam tiga tahun kedepan program itu akan tercapai.
Hal demikian diungkapkan Kepala Bank Papua Cabang Nabire, Ir. Syamsul Arif, dalam sambutannya pada acara pembukaan Pasar Mikro dan Pameran Kontes Batu Akik, Jum’at (13/11) kemarin sore di halaman belakang Kantor Bank Papua Cabang Nabire.


Dikatakan Pimpinan Bank Papua Cabang Nabire, Bank Papua, baik pusat maupun cabang mempunyai kewajiban untuk membina mama-mama, putra-putra Papua, dimana Bank Papua mencanangkan Seribu Pengusaha Asli Papua dalam lima tahun dan saat ini telah mencapai 200 (dua ratus) pengusaha asli Papua.
Untuk tiga tahun kedepan, seribu pengusaha Papua akan tercapai seluruhnya. Namun yang terpenting adalah pendapatan perkapita orang Papua itu dapat meningkat.
Pimpinan Bank Papua berharap kepada 200 Pengusaha Papua yang telah tercetak menjadi Vioner untuk pengusaha yang lain sehingga bisa mengikuti pola mereka sehingga dapat mengikutiya.
“Bila telah mencapai Seribu Pengusaha Asli Papua, maka Bank Papua akan membuat pembinaan dengan pelatihan berkelanjutan demi kemajuan Papua,” ungkapnya.
Kepada pemerintah, Kepala Bank Papua Nabire mengharapkan, dengan diadakannya kegiatan seperti Pasar Mikro, Pameran dan Kontes Batua Akik dan khususnya pencetakan pengusaha asli Papua agar pemerintah baik provinsi maupun kabupaten dapat bersinergi dengan Bank Papua dalam membina demi menelurkan, mencetak pengusaha-pengusaha Papua yang baru sehingga masyarakat Papua semakin banyak yang menjadi pengusaha dan tidak lagi bergantung pada pegawai negeri.
Menurutnya, kegiatan Pasar Mikro dan Pameran Kontes Batu Akik yang dilaksanakan dalam rangka menyemarakan Hari Sumpah Pemuda ke-78 dan Hari Pahlawan ke-70. Selaku pimpinan Bank Papua, Syamsul Arif menyampaikan terima kasih kepada seluruh komponen bangsa yang ada di Nabire khususnya pemerintah daerah yang selama ini telah memberikan motivasi, alternatif pada setiap kegiatan dan begitu pula kepada Muspida Kabupaten Nabire.
Diungkapkan Symasul Arif, kegitan Pasar Mikro dan Pameran Kontes Batu Akik seperti itu dapat dilaksanakan setiap saat oleh instansi lain agar tumbuh kembangnya perekonomian di Kabupaten Nabire dapat berlanjut dan meningkatkan taraf ekonomi khususnya ekonomi kecil di Nabire.
Pimpinan Bank Papua, mengucapkan terima kasih kepada panitia, baik umum maupun pameran kontes batu akik dengan harapan dapat bermanfaat bagi semuanya.
Melalui media baik cetak maupun elektronik, Kepala Bank Papua Cabang Nabire mengharapkan demi berkelanjutan, kegiatan itu harus terus dilaksaakan baik oleh instansi pemerintah maupun swasta.
Kata Syamsul Arif, ending yang ingin dicapai dari kegiatan itu adalah bagaimana Bank Papua bisa berada di tengah-tengah masyarakat khususnya mama-mama Papua untuk meningkatkan taraf hidup mereka, baik dari pendapatan kerajinan, penjualan kebutuhan pokok, sayur mayur maupun dari pendapatan kerajinan tangan seperti Noken dan lain-lain.
Syamsul Arif, mengharapkan para pelaku ekonomi di Kabupaten Nabire bisa ada peningkatan pendapatan. Bank Papua akan turun dengan pembinaan-pembinaan rutin bagi para pengusaha mikro agar bermanfaat di tanah ini, dan meningkatan taraf hidup dan kesejahteraanya. (iing elsa)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2