Rektor USWIM Buka Pengobatan Ternak Sapi di Wanggar Makmur

NABIRE - Bertempat di Kantor Kampung Wanggar Makmur Distrik Wanggar, Sabtu (14/11), Rektor Universitas Satya Wiyata Mandala (USWIM) Nabire, Drs. Petrus Izaach Suripatty, M.Si  secara resmi membuka satu kegiatan kerja sama antara Program Study Peternakan dan LP3M USWIM Nabire, yakni, pengobatan cacingan ternak sapi. Setelah acara pembukaan, kegiatan pengobatan cacingan bagi ternak sapi dilakukan para mahasiswa prodi  peternkan, dosen dan petugas Dinas Peternakan Nabire itu disaksikan secara serius oleh para pejabat struktural di lingkungan USWIM Nabire, Kepala Distrik Wanggar, Aparat Kampung Wanggar Makmur dan masyarakat Kampung Wanggar Makmur.


Sebelum dilakukan pengobatan Rektor USWIM Nabire, P.I. Suripatty, dalam sambutannya  mengatakan, keputusan untuk menetapkan Kampung Wanggar Makmur menjadi salah satu kampung binaan USWIN Nabire adalah merupakan satu keputusan civitas akademika USWIM sejak beberapa waktu yang lalu. Dan USWIM mencatat bahwa, sudah dua kali USWIM  mengadakan Kuliah Kerja Nyata di Kampung Wanggar Makmur.
USWIM akan terus mencari dan menciptakan program yang kita bisa berikan, program yang bisa abdikan pada pemerintah kampung maupun kepada masyarakat yang ada di Wanggar Makmur, karena hal ini sebagai konsekwensi atau tanggung jawab dalam kita menetapkan Kampung Wanggar Makmur sebagai kampung binaan USWIM.
“Beberapa waktu lalu, saya sudah sampaikan bahwa pembinaan yang kita lakukan tentunya kita mengharapkan kebersamaan baik itu dari aparat kampung, kepala distrik dan jajarannya dan lebih khususnya kerjasama dan partisipasi dari masyarakat Wanggar Makmur itu sendiri. Karena dengan demikian, kita dapat wujudkan program-program nyata kepada masyarakat Kampung Wanggar Makmur agar pada saatnya nanti Wanggar Makmur ini bisa menjadi contoh untuk bidang-bidang tertentu yang tentunya telah mendapat  bimbingan dari USWIM,” tegas Rektor Suripatty.
Dijelakannya, dengan dilaksanakannya kerjasama yang dilakukan Fakultas Pertanian dan Peternakan terutama Prodi Peternakan dan kerja sama dengan LP3M untuk mengadakan satu kegiatan pengobatan cacingan pada ternak Sapi  itu berarti bahwa, kita inginkan ternak sapi yang ada di Kampung Wanggar Makmur ini benar-benar sapi yang sehat. Oleh karena itu, akan diberikan disuntik oleh mahasiswa Prodi Peternakan maupun petugas yang telah disiapkan.
Bagi kami, ternak yang sehat itu sangat penting bukan bagi masyarakat saja akan tetapi juga dibutuhkan oleh pemerintah sehingga hal ini kita seriusi dengan baik. Pihak USWIM Nabire menganggap perlu untuk melaksanakan kegiatan ini dalam rangka untuk penyehatan ternak sapi yang ada di Kampung Wanggar Makmur ini. Sebagai rektor, berkeyakinan bahwa kegiatan ini adalah bentuk wujud nyata civitas akademik USWIM sehingga para mahasiswa yang sementara mendapat ilmu di bidang peternakan kita tidak hanya mendapatkan teori saja, akan tetapi kita mengaplikasikan, mempraktekan di lapangan ilmu yang kita dapatkan dibangku kuliah itu. “Untuk kita ketahui bahwa program study Peternakan USWIM mempunyai laboratorium ternak babi yang disumbangkan oleh pemerintah Kabupaten Nabire dan dalam setahun dari delapan induk babi sudah menghasilkan anakan babi yang cukup banyak. Kedepan, USWIM bukan hanya babi saja yang akan kembangkan, tetapi juga ternak yang lainnya,” tambahnya.
Oleh sebab itu, kebersamaan yang kita bangun selama ini, mari kita terus bina, kita terus pupuk agar aspek-aspek lain yang kita programkan bisa dilaksanakan dalam suasana kebersamaan. Apa yang kita lakukan dihari ini akan menjadi suatu catatan yang baik bagi kita semua sebagai bentuk kepedulian kita terhadap kesejahteraan masyarakat bangsa dan negara semoga apa yang kita lakukan di hari ini akan mendapat berkat dari Yang Maha Kuasa.
Sebagai dimulainya kegiatan pengobatan cacingan pada ternak sapi di Kampung Wanggar Makmur Distrik Wanggar, Rektor USWIM menyerahkan sejumlah obat ternak sapi kepada ketua program studi Peternakan guna melakukan pengobatan cacingan pada ternak sapi sesuai dengan kebutuhan yang ada di Kampung Wanggar Makmur. (rik)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2