Pasar Mikro dan Pameran Kontes Batu Akik, Resmi Ditutup

NABIRE - Setelah berlangsung selama 3 hari dan dalam guyuran hujan, Minggu (15/11), Pasar Mikro dan Pameran Kontes Batu Akik Bank Papua Cabang Nabire, akhirnya resmi ditutup. Penutupan dilakukan Kepala Bank Papua Cabang Nabire, Ir. Syamsul Arif.
Hadir dalam acara penutupan, Kapolres Nabire, AKBP. HR.Situmeang, S.IK.,SH, Kasdim 1705/Paniai, Mayor Kav.Syafruddin Haruna, sejumlah Pengurus Komunitas Batu Akik Kabupaten Nabire.
Walaupun hujan deras mengguyur, namun tidak menyurutkan antusias para peserta pameran, baik mikro maupun batu akik untuk tepat setia mendengar pengumuman para juara kontes batu akik serta menyaksikan penyerahan hadiah bagi para juara.


Sesaat sebelum menutup secara resmi, Kepala Bank Papua Cabang Nabire, Ir.Syamsul Arif mengatakan, pasar UKM diselenggarakan dalam rangka mempererat hubungan (silaturrahmi) antara pihak perbankkan dalam hal ini Bank Papua Cabang Nabire dengan para pengusaha mikro utamanya pengusaha asli Papua.
Selain itu, untuk menggerakan roda perekonomian daerah melalui pengusaha mikro dan yang terpenting adalah meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan bagi masyarakat Papua.
Dalam upaya itu, disamping kegiatan pasar mikro, Bank Papua mencanangkan Seribu Pengusaha Asli Papua dalam kurun waktu lima tahun. “Saat ini telah tercapai sebanyak 200 pengusaha mikro Papua dan tiga tahun kedepan target Seribu Pengusaha Papua akan terwujud,” ungkapnya.
Hal itu sangat beralasan, karena peserta pasar mikro Bank Papua diisi oleh pengusaha-pengusaha mikro asli Papua, mulai dari pedagang Sembako, makanan dan minuman, kerajinan-kerajinan tangan yang menghasilkan karya khas Papua, yakni Noken Anggrek berkualitas tinggi dan Noken dari bahan lainnya.
Sementara itu, penyerahan hadiah kepada para juara dilaksanakan secara simbolis, pasalnya hujan deras yang turun.
Penyerahan hadiah secara simbolis pertama diberikan oleh Kapolres Nabire kepada juara 1 kategori tembus lokal Nabire yang diraih Nancy Worabay, kedua oleh kepala Bank Papua Cabang Nabire kepada juara favorit yang diraih Ibu Maria dan penyerahan hadiah ketiga oleh Ketua Komunitas Batu Akik Nabire, Gatot Wibowo kepada peserta paling banyak meraih juara H. Abdul Jalal. (iing elsa)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2