Kesbangpolinmas Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan

NABIRE - Bertempat di aula PKK yang beralamat di Jalan Yos Sudarso Oyehe Nabire, Rabu (18/11) pukul 09.30 WIT, Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Kabupaten Nabire menggelar Sosialisasi Peningkatan Wawasan Kebangsaan serta Simulasi Nilai-nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari Bagi Pemuda dan Remaja Anak Usia Sekolah di Kabupaten Nabire.
Sosialisasi tersebut dibuka langsung oleh Penjabat Bupati Kabupaten Nabire, Sendius Wonda, SH.,M.Si yang diwakili oleh Kepala Badan Kesbangpolinmas Nabire, Dra. Nanik S. Prihatini, yang dihadiri pula oleh Kasdim 1705/Paniai, Mayor Inf. Hasrifudin Haruna, S.Sos, yang juga sebagai narasumber, serta sejumlah undangan lainnya, dari kalangan SKPD. 


Dalam sambutan tertulis penjabat bupati Nabire, yang dibacakan oleh Kepala Badan Kesbangpolinmas Nabire, sebelum membuka sosialisasi tersebut mengatakan, kemajuan dan teknologi saat ini telah membawa perubahan besar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Berbagai informasi dan peristiwa diberbagai daerah maupun belahan dunia melalui media dapat diakses oleh masyarakat khususnya para generasi muda hanya dalam hitungan detik.
Lanjutnya, kondisi ini selain membawa implikasi yang positif juga membawa ekses-ekses negatif, apabila media yang diakses oleh kaum muda lebih banyak menayangkan informasi yang bersifat pornografi maupun menyebarkan faham-faham radikalisme.
Harus diakui saat ini, jiwa nasionalisme dan rasa kebangsaan dikalangan generasi muda Indonesia mulai terkikis. Hal ini tidak terlepas dari kurikulum pendidikan di sekolah-sekolah tentang wawasan kebangsaan, empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara masih sangat kurang. Selain itu, media cetak maupun stasiun televisi swasta lebih banyak menyediakan siaran yang bersifat tontonan dibandingkan yang bersifat tuntunan /edukasi.
“Kita semua prihatin atas maraknya masalah yang yang dihadapi para generasi muda seperti, Miras, Narkoba, seks bebas, penularan HIV-Aids, geng motor dan yang sangat menonjol saat ini adalah tawuran antar pelajar. Hal ini menunjukkan bahwa rasa persatuan dan persaudaraan sesama anak bangsa mulai hilang dan jiwa nasionalisme dan wawasan kebangsaan semakin memudar,” ungkapnya.
Menurutnya, berbagai krisis tersebut yang melatar belakangi badan kesatuan bangsa, politik dan perlindungan masyarakat kabupaten Nabire mengadakan sosialisasi peningkatan wawasan kebangsaan serta simulasi pedoman nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan pemuda dan remaja.
Kata Dirinya, wawasan kebangsaan pada hakekatnya merupakan suatu pandangan yang bangsa yang memiliki rasa cinta tanah air, menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan memiliki kebersamaan sesama anak bangsa, mampu bersaing secara global tanpa harus kehilangan akar budaya dan jati diri yang dimiliki.
Selain itu, lanjut bupati, tujuan dilaksanakannya kegiatan sosialisasi peningkatan kesadaran wawasan kebangsaan ini, untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada para generasi muda tentang empat pilar kebangsaan yaitu UUD 1945, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang menjadi acuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dirinya juga mengingatkan, bahwa kegiatan sosialisasi tersebut sangatlah penting, dan diharapkan agar para peserta sosilasiasi dapat mengikutinya dengan baik dan cermat, sehingga dapat meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menghayati dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila, memiliki rasa nasionalisme, mempertahankan dan mengamankan NKRI serta memahami perbedaan suku, agama, adat istidat dan budaya sebagai potensi dan kekuatan untuk membangun bangsa dibawah semboyan Bhineka Tunggal Ika.
Pada kesempatan tersebut, selaku pimpinan daerah menyampaikan terima kasih kepada Kepala Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat, serta narasumber atas pelaksanaan sosialiasi peningkatan kesadaran wawasan kebangsaan.
sebelum mengakhiri sambutannya, selaku penjabat Bupati Nabire berpesan kepada para peserta sosialisasi, agar bersikap selektif terhadap beragam informasi yang tersedia di media sosial. Pilihlah informasi yang bermanfaat baik pendidikan maupun masa depan, taat terhadap norma agama dan semua aturan yang berlaku baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat. Sehingga pemuda dan remaja di Kabupaten Nabire bisa menjadi generasi yang berkualitas, harapan keluarga, bangsa dan negara. (cad)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2