Akhirnya, Yonif 303/Raider Kosdrat Kembali ke Mako

NABIRE - Tak terasa waktu terus berjalan dan telah tiba saatnya pasukan Yonif 303/Raider Kosdrat yang sangat akrab dengan masyarakat di bumi Wissel Meren Paniai ini harus kembali ke Markas Komando (Mako) di Cikajang Kabupaten Garut, Jawa Barat, setelah satu tahun atau tepatnya 12 bulan bertugas.
Kedekatan persuasif yang dibangun oleh kesatuan ini patut diberikan anjungan jempol. Betapa tidak rasa kekeluargaan, keharmonisan, kedamaian, ketentraman dan kenyamanan memang benar-benar dirasakan oleh warga masyarakat Paniai. Terutama warga masyarakat yang ada di Komopa, Enarotali, Uwibutu, Obano, Km 100 Siriwo dan sekitarnya.


Hari-hari dalam tugas dan pelayanan pasukan ini selalu ada senyum, tawa, bercanda gurau bersama masyarakat di beberapa pos yang ditugaskan. Tak habis sampai disitu, pasukan ini pun selalu mengadakan banyak kegiatan bersama warga masyarakat setempat seperti bhakti sosial di pasar, gereja dan sekolah serta di tempat-tempat umum lainya, perlombaan-perlobaan seperti bola voly, sepak bola, futsal dan lain-lain pun turut meramaikan kehidupan masyarakat disana. Benar-benar mereka menyatu disana.
Saat diwawancarai wartawan media ini, Kamis (19/11) kemarin di Denzipur Nabire, Danki Lettu Inf. Adi Jumali mengaku, dirinya bersama seluruh anggota rasanya tak ingin kembali ke Mako, namun karena tugas harus berpisah dengan warga masyarakat di Paniai umumnya dan khususnya warga yang mendiami dipinggiran Danau Paniai seperti di Obano, Komopa, Enagotadi dan Uwibutu serta Km 100 Siriwo.
Danki Adi mengaku, selama mereka bertugas disana selalu dekat dengan masyarakat sehingga masyarakat pun menerima dengan baik kehadiran mereka. “Kami bertugas disana kami baik dan dekat dengan masyarakat, sehinga masyarakat pun terima kami dengan baik,” tutur Adi.
Lanjutnya, bumi ini satu dan semua itu sama, tidak ada perbedaan diantara kita. Kita adalah penegak dan pengayom maka, dimana kita tugas tetap kita tegakkan dan wajib kita mengayomi masyarakat. Maka itu, apa yang kami lakukan itu mudah-mudahan bermanfaat bagi masyarakat di Paniai.
Tambahnya, selama setahun bertugas di Paniai hubungan koordinasi yang baik dengan pihak pemerintah daerah terutama bupati dan wakil bupati. Selai itu, kerjasama dengan kesatuan lain yang ada di Paniai sehingga telah tercipta rasa aman dan nyaman di tengah-tengah masyarakat.
“Saya dan seluruh Anggota Yonif 303/Raider Kosdrat juga minta maaf bila dalam bertugas ada hal-hal yang kurang berkenan selama kurang lebih satu tahun ini,” harapnya.
Ia juga berpesan agar masyarakat menerima Danki yang baru bersama seluruh anggota, seperti kalah itu menerima kami. “Saya percaya Danki yang baru ini, ia akan tetap menjaga hubungan yang baik dengan semua elemen pemerintah, Polri dan masyarakat. Kondisi saat ini akan tetap terpelihara dan tidak akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan oleh kita bersama,” imbuhnya.
Sementara itu, Bupati Paniai Hengky Kayame, SH.MH melalui telepon seluler kepada wartawan media ini menyampaikan terima kasih kepada Lettu Inf Adi Jumali bersama jajarannya atas kerjasama yang baik dengan masyarakat dan pemerintah daerah Paniai selama ini. Selain itu, ia juga mengucapkan selamat jalan dan selamat kembali ke Garut.
“Saya bupati bersama jajaran Pemda bersama dengan masyarakat Paniai menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada pak Danki dan seluruh anggota Yonif 303/Raider Kosdrat yang telah bersama-sama kurang lebih setahun membangun pemerintahan di Paniai,” pungkasnya.
Tak lupa, Bupati Hengky mengucapkan selamat datang untuk Danki baru bersama seluruh anggota di bumi Wissel Meren, selamat bertugas dan membantu pelaksanaan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan khususnya di Kabupaten Paniai. Mudah-mudahan, situasi dan kondisi yang selama ini sudah terjalin dengan baik dapat terus kita kembangkan dan dapat kita pupuk secara kebersamaan,” akhirnya.(ist)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2