Isaias Harap Masyarakat Bersatu Sukseskan Pemilukada

NABIRE – Calon Bupati (Cabup) nomor urut 1 pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Nabire tahun 2015 - 2020, Isaias Douw, S.Sos.,MAP, berharap kepada masyarakat Kabupaten Nabire secara umum untuk bersatu dan bersama-sama menyukseskan Pemilukada 9 Desember 2015 nanti. Selain itu, mantan bupati Nabire periode kemarin ini juga meminta kepada warga Nabire untuk tidak terpecah belah dalam pesta demokrasi tersebut.


Artinya, terang Isaias Douw, pada kegiatan kampanye tertutupnya, Sabtu (21/11) kemarin ini, jangan masyarakat terpecah belah karena menyangkut politik daerah, sehingga harus bersatu menjaga situasi dan kondisi daerah agar tetap terjaga dengan baik serta Pemilukada berjalan aman dan damai.
“Masyarakat harus bersatu, tidak boleh terpecah belah. Kerukunan dan kebersamaan harus kita jaga, soal apakah pasangan Idola menang atau tidak yang terpenting Nabire aman. Menyangkut pilihan itu hak politik masyarakat masing-masing, yang utama kekompakan dan kerukunan tetap dijaga dan ingat pilih baik-baik,” tandasnya.
*Idola Janji Lanjutkan 15 Program Prioritas Bangun Nabire
Diluar menyampaikan 2 hal ini, Isaias Douw bersama pasangan wakil bupati Amirullah Hasyim dalam kampanye tertutup juga menawarkan sebanyak 15 program prioritas dan unggulan dalam rangka membangun Kabupaten Nabire pada 5 tahun mendatang kedalam visi dan misi serta pradigma strategi program pembangunan Kabupaten Nabire tahun 2015 – 2020 yang akan dilaksanakan nantinya.
Dikatakan Isaias Douw pada kesempatan tersebut, berdasarkan evaluasi, analisa dan dengan memandang jauh kedepan, ia bersama pasangannya menetapkan 15 program prioritas pembangunan Nabire, diantaranya pertama, penyelesaian pembangunan lapangan terbang di Karadiri agar dapat didarati pesawat berbadan besar. Hingga saat ini dirinya telah melakukan MoU bersama Kementerian Perhubungan RI senilai 1,8 trilyun.
Lanjut Cabup Isaias, pengembangan rumah sakit rujukan di RSUD Nabire, yaitu peningkatan type dari kelas atau type C ke rumah sakit tipe B dan terkait ini telah ditandatangani MoU dengan Gubernur Papua. Ketiga, peningkatan irigasi beserta sarana dan prasarana pertanian, meliputi perbaikan fungsi irigasi dan pengadaan pupuk, obat serta bibit unggul dengan harga terjangkau.
Kemudian keempat, pembangunan sarana air bersih, baik di daerah perkotaan maupun pendesaan. Kelima, maksimalisasi pelayanan listrik Wanggar, Yaro, Nabire, Topo dan Samabusa Makimi. Perbaikan tunjangan kinerja bagi pegawai negeri sipil di Kabupaten Nabire.
Keenam, seperti terang Cabup Isaias Douw, pasangan Idola juga memprogramkan pembangunan stadion sepak bola standar di Nabire. “Tempat dan lokasi pembangunan stadion dimaksud telah disiapkan,” terangnya seraya menambahkan program kedelapan, relokasi warga Kampung Waroki kearah 2/3 Km ke darat agar terhindar dari banjir.
Kesembilan, pelebaran jalan dalam kota dan luar kota di Nabire. Yaro sampai Topo, Lagari – Napan, Topo – Lagari, Nabire – Waropen, Jalan Trans Dipa serta jalan 2 jalur ke Bandara baru Karadiri. Kemudian, kata Isaias lagi, pengembangan pelabuhan penumpang di Samabusa dan pembangunan pelabuhan container di Nusi.
Berikutnya keduabelas, penambahan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) seperti solar, bensin dan minyak tanah. Termasuk penambahan tangki dan menaikan status Pertamina atau Depot Pertamina Nabire. Ketiga belas, pemekaran Kabupaten Nabire Timur dan Kota Madya Nabire.
Tak lupa, tambah Isaias dan didamping Amirullah, yakni perjuangan pemekaran Provinsi Papua Tengah dan Ibukota  Provinsi di Nabire dan terakhir kelima belas, jaminan stabilitas keamanan sebagaimana telah tercipta selama 5 tahun agar semua orang berkerja dan berkarya dalam keadaan aman, damai dan kondusif.
Terlepas dari 15 program tersebut, imbuhnya, juga akan dilaksanakan program tambahan lainnya yakni peningkatan kualitas pendidikan, kualitas pelayanan kesehatan dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan. “Selain itu pelestarian lingkungan hidup, pemberdayaan perempuan melalui berbagai organisasi perempuan, sentuhan kasih kepada semua suku dan agama, pembinaan kepada RT/RW serta kepala suku dari kerukunan yang ada di Kabupaten Nabire,” tandasnya.(wan)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2