Madyo Prayitno : Seminar Diharapkan Membawa Perubahan

NABIRE - Setelah melaksanakan kegiatan secara marathon selama dua hari  yang diikuti 44 peserta dengan menghadirkan tujuh narasumber, seminar organisasi olahraga prestasi akhirnya ditutup oleh Ketua Harian KONI Kabupaten Nabire, Madyo Prayitno, Sabtu (21/11).


Dalam sambutannya, Madyo Prayitno mengatakan, kegiatan seminar itu pertama kali dilaksanakan di Nabire, sehingga kegiatan yang menghadirkan tujuh narasumber diharapkan membawa perubahan bagi organisasi cabang olahraga dibawah naungan KONI.
Disamping itu, seminar diharapkan memberikan pemahaman dan membuka wawasan dalam melakukan pemantapan pemahaman pengurus cabang olahraga prestasi dalam mengendalikan organisasi olahraga prestasi yang pada muara menciptakan atlet-atlet berprestasi.
Ketua harian KONI menyampaikan terima kasih kepada peserta, pasalnya selama kegiatan dua hari dari pagi sampai sore tetap bersemangat mengikuti seminar dan itu artinya semuanya berkomitmen dalam memajukan olahraga prestasi.
Ditegaskannya, keberhasilan olahraga prestasi menjadi tanggung jawab dan berada ditangan pelaku-pelaku olahraga. “Dalam pemaparan materi saya kemarin, saya titikberatkan bahwa tanggung jawab keberhasilan anak-anak/atlet untuk meraih prestasi merupakan tanggung jawab Pengurus Cabor, guru olahraga, pelatih dan KONI,” tandasnya.
“Saya yakin dan percaya bila kita semua berkomitmen, maka kita akan mampu menciptakan atlet-atlet yang handal di Kabupaten Nabire di semua cabang olahraga,” imbuhnya.
Ujarnya, Kabupaten Nabire merupakan gudang atlet, namun bila gudang itu tidak terbuka maka selamanya akan tertutup dan itu menjadi tanggung jawab bersama untuk membukanya. Dengan terbukanya gudang maka akan muncul bibit-bibit berbakat atlet-atlet potensial yang handal untuk dibina dan terus dibina secara berkesinambungan sehingga menjadi atlet kebanggaan Nabire yang berprestasi, menjadi atlet professional yang mengikuti kejuaraan tingkat provinsi dan lebih dari itu bisa mewakili Provinsi Papua dalam kejuaraan tingkat nasional.
Madyo Prayitno menghimbau, apa yang telah didapat dalam seminar dua hari tentang organisasi olahraga prestasi disebarluaskan kepada segenap anggota cabang olahraga, kepada guru olahraga disampaikan kepada anak didik sehingga paham mengapa harus menciptakan atlet-atlet berprestasi, karena atlet berprestasi mengarah pada professional yang akan menjadi pundi-pundi pendapatan.
Lebih jauh seminar dimaksudkan agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam mengartikan memajukan olahraga. “Dengan pemahamanan yang benar maka tingkat koordinasi antar Cabor dan dengan KONI akan berjalan dengan baik sehingga organisasi kita menjadi organisasi yang sehat dan mandiri,” ungkapnya. (iing elsa)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2