DPRD Persoalkan Sampah dalam Kota Nabire

NABIRE – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nabire mempersoalkan penanganan sampah di dalam kota Nabire. Legislatif meminta eksekutif untuk memberikan perhatian serius dalam penanganan sampah di tengah kota Nabire pada tahun anggaran 2016 mendatang.


Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Nabire, Udin Mardin dalam Rapat Koordinasi antara DPRD Kabupaten Nabire bersama Tim Anggaran Eksekutif di Ruang Badan Musyawarah (Bamus) DPRD, Senin (14/12) meminta pemerintah daerah khususnya eksekutif untuk memberikan perhatian kepada Dinas Kebersihan dengan mengalokasikan plafon anggaran yang cukup untuk menangani sampah di tengah kota Nabire. Karena, sampah yang terus berserakan dan menumpuk di beberapa tempat, salah satunya karena terbatas sarana kebersihan dan personil yang menangani masalah sampah selama ini.
Penjabat Bupati Nabire, Sendius Wonda didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nabire, Johny Pasande bersama anggota tim anggaran eksekutif lainnya mengatakan, masalah sampah memang menjadi salah satu perhatian dari Penjabat Bupati, disamping tugas pojok menangani tugas-tugas pemerintahan di daerah ini. Oleh karena itu, Dinas Kebersihan tetap akan diberikan perhatian agar masalah sampah di kota ini bisa diatasi. Masalah sampah menjadi satu keprihatinan tersendiri bagi Sendius Wonda sejak ditugaskan sebagai Penjabat Bupati Nabire.
Oleh karena itu, dalam rapat koordinasi juga Penjabat Bupati mengatakan, masalah sampah bukan hanya di pasar tetapi sampah di tengah permukiman warga. Cuma kendalanya, sarana yang tersedia di Dinas Kebersihan terbatas. 
Sekda Johnny Pasande menambahkan, untuk menangani sampah di dalam kota, pemerintah daerah akan menyediakan dua buah truck pengangkut sampah dan empat kendaraan roda dua kepada Dinas Kebersihan Kabupaten Nabire.
Untuk jangka pendek, kata Penjabat Bupati, menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru, kita akan rekrut beberapa pemuda dari gereja untuk mempekerjakan sebagai petugas angkut sampah membantu kebersihan sampah di tengah kota bersama dengan Dinas Kebersihan. “Dananya kecil tetapi kita pekerjakan mereka agar dalam kota ini bersih dari sampah menjelang hari raya Natal,” jelas Wonda. (ans)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2