Wujudkan Indonesia Berdaulat, TNI–AD Mantapkan Jati Diri dan Kemanunggalan

NABIRE - Kita perlu mengingat kembali pesan Panglima Besar Jenderal Soedirman bahwa Negara Indonesia tidak cukup dipertahankan oleh tentara saja, maka perlu sekali mengadakan kerja sama yang seerat-eratnya dengan golongan serta badan-badan di luar tentara. Sesuai dengan pesan Bapak TNI tersebut, hendaknya selalu tergelorakan dalam hati dan pikiran setiap prajurit TNI-AD, serta menjadi landasan moral dalam berpikir, bersikap dan bertindak.

Sejalan dengan kemajuan jaman, TNI-AD memang harus terus berkembang dan membangun dirinya menjadi organisasi yang semakin modern dan profesional, tetapi sekali lagi TNI-AD tidak boleh meninggalkan jati diri dan roh perjuangannya sebagai tentara rakyat. Demikian dikatakan, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI. Mulyono dalam Amanat tertulisnya pada puncak Peringatan Hari Juang Kartika (HJK) Ke -70 Tahun 2015 yang di bacakan oleh Komandan Kodim 1705/Paniai, Letkol ARH. Yulian Iskandar, S.IP, pada Upacara Peringatan Hari Juang Kartika Ke – 70 Tahun 2015, Selasa (15/12) yang bertempat di lapangan Sapta Marga.  
Kata Kasad, TNI – AD  harus terus melakukan kegiatan pembinaan satuan secara berkelanjutan untuk memelihara dan selalu meningkatkan kemampuan tempur sebagai prajurit profesional, TNI-AD juga harus terus memelihara kemanunggalannya dengan rakyat, antara lain melalui pembinaan teritorial di seluruh wilayah tanah air.
Menurutnya, pada momentum peringatan Hari Juang Kartika tahun ini, jajaran TNI-AD diseluruh Tanah Air tidak hanya memperingati, tetapi juga terus melakukan berbagai kegiatan karya bhakti untuk memelopori dan membantu mengatasi kesulitan rakyat di wilayah masing-masing. Berbagai keberhasilan dan prestasi yang telah di capai TNI-AD hingga saat ini, tentu tidak terlepas dari kerja keras dari para sesepuh, para pimpinan, serta pengabdian para pendahulu selama berdinas di satuan jajaran TNI-AD. Tanpa karya dan pengabdian para pendahulu sekalian. TNI - AD tentu tidak akan terbentuk sebagaimana, wujudnya saat ini.
Untuk itu, atas nama pribadi dan selaku Kepala Staf Angkatan Darat Dirinya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas jasa dan pengabdian yang telah diberikan kepada TNI-AD.
“Kami juga memohon doa restu bagi keberhasilan pelaksanaan tugas pokok dan kemajuan TNI AD kedepan, sebagaimana menjadi harapan dari para sesepuh dan pendahulu TNI – AD,” ujarnya.
Sejalan dengan tema Hari Juang Kartika tahun ini yakni, "Melalui Hari Juang Kartika, Kita Mantapkan Jati Diri TNI-AD dan Kemanunggalan TNI-Rakyat Guna Mewujudkan Indonesia yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian".
Dirinya berharap, agar tema tersebut dipahami, dihayati dan dapat diwujudkan dalam setiap pelaksanaan tugas tanggung jawab Prajurit dan PNS TNI-AD dimanapun berada dan bertugas. Dan melakukan setiap tugas dengan ikhlas, gembira serta penuh dengan kebersamaan. Lahirkan terus kreativitas dan inovasi, serta berikan yang terbaik bagi kejayaan dan kehormatan TNI-AD. (cad)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2