Bongkahan Batu Hijau Stabillo Kembali Ditemukan

NABIRE - Satu lagi potensi alam Nabire muncul dipermukaan. Bongkahan batu akik yang kemungkinan besar berwarna hijau stabillo yang cukup besar berhasil diangkat dan diangkut ke kota.

 

Adalah Ketua Indonesia Gamestone (IGS) Nabire, H. Abdul Rahman, SE dan dua orang anggotanya, salah satunya akrab dipanggil Limbad yang menemukan bongkahan itu.

Karena cukup besar dan sangat berat, bongkahan itu baru dapat diangkat dari tempatnya ke mobil berkat bantuan eksavator.

Menurut Ketua IGS Nabire H. Abdul Rahman, awalnya dirinya bermimpi menemukan batu. Namun batu yang muncul dalam mimpi tidak sebesar bongkahan yang ditemukan.

“Beberapa hari lalu saya bermimpi menemukan batu, ya kira-kira panjang 30 cm dan diameter 30 cm,” tuturnya sambil mengangkat kedua telapak tanganya mengukur kisaran batu dalam mimpi.

“Saya terus mengajak teman yang notabene-nya anggota IGS, dan benar setelah beberapa jam dicari akhirnya kami menemukan bongkahan ini,” imbuhnya sambil menunjuk bongkahan batu itu.

Bahkan menurutnya, saat ditempat sebelum diangkat dan diangkut ditawar orang dengan harga yang cukup fantastis. Namun karena dirinya pernah tahu harga batu Hijau Stabillo disalah satu daerah di Jawa, maka tawaran itu ditolaknya.

 

Semoga benar bongkahan itu berisi batu yang mempunyai nilai ekonomi tinggi dan menjadi salah satu ikon batu akik asli Nabire selain Lumut Gamei yang mempunyai pesona luar biasa. (iing elsa)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2