Pleno KPU Berjalan Alot, Tuntas Jam Sebelas

NABIRE – Pleno rekapitulasi perhitungan perolehan suara di tingkat KPU Kabupaten Nabire, Kamis (17/12) digelar. Rapat pleno yang dipusatkan di Kantor KPU Nabire, dihadiri pasangan calon beserta tim suksesnya, Panwaslu Nabire, Penjabat Bupati Nabire, Kapolres Nabire, Dandim 1705/PN, unsur Formompimda lainnya, dan para tamu undangan. Pleno yang digelar sejak Kamis siang, awalnya berhalan cukup lancar. Hingga memasuki perhitungan suara Distrik Siriwo dan Dipa, pleno berjalan alot. Hingga tengah malam, sekitar pukul sebelas malam, pleno rekapitulasi perhitungan perolehan suara baru bisa dituntaskan.

Data perolehan suara yang sudah disahkan oleh KPU Nabire melalui pleno, pasangan nomor urut 1, Isaias Douw, S.Sos – Amirullah Hasyim, S.IP, MM, memperoleh suara terbanyak. Pasangan IDOLA ini total keseluruhan perolehan suara dari 15 distrik yang ada di Kabupaten Nabire, sebanyak 58.922 suara. Disusul pasangan nomor urut 4, di posisi kedua jumlah perolehan suaranya. Pasangan DEKAT, Deki Kayame, SE – Drs. Adauktus Takerubun mengantongi sebanyak 53.776 suara.
Perolehan suara pasangan calon lainnya, nomor urut 2, pasangan AMAN, Zonggonao A., A.Md.P., SP, M.Si – Drs. Isak Mandosir memperoleh 6.963 suara. Pasangan nomor urut 3, pasangan KANO, Drs. Ayub Kayame, MA – H. Suwarno Majid, memperoleh 10.594 suara. Pasangan nomor urut 5, pasangan Peter F. Worabay – Sunaryo, S.Sos, memperoleh 4.963 suara. Pasangan nomor urut 6, pasangan YB Panus Jingga, MT – Melkisedek Rumawi memperoleh 14.491 suara. Pasangan nomor urut 7, pasangan Hendrik Andoi – Stefanus Iyai memperoleh 12.001 suara. Sementara pasangan nomor urut 8, pasangan Drs. Fabianus Yobee – Yusuf Kobepa, SH, MM memperoleh 9.694 suara.

*Rekap Molor di Distrik Siriwo dan Dipa
Pantauan media ini, jalannya pleno perhitungan perolehan suara awalnya berjalan lancar. Pembacaan perolehan suara secara berurutan dimulai dari Distrik Nabire, Nabire Barat, Teluk Kimi, Wanggar, Makimi, Yaro, Wapoga, Yaur, Mora, Teluk Umar, Uwapa, Napan. Tiba saat giliran Distrik Siriwo, sempat terjadi ketegangan.
Ada perbedaan perolehan jumlah suara antara hasil yang dibacakan oleh PPD dengan jumlah perolehan suara yang ada di lembar C1 yang dokumennya sudah ada di KPU. Adu argumen antar kandidat pun tidak terelakkan. Karena masih terjadi silang pendapat, akhirnya pembacaan perolehan suara untuk Distrik Siriwo dipending sementara. Dilanjutkan dengan pembacaan perolehan suara dari Distrik Menou.
Hal yang sama juga terjadi ketika pembacaan hasil perolehan suara dari Distrik Dipa. Sama halnya dengan apa yang terjadi di Distrik Siriwo. Saat pembacaan perolehan suara dari Distrik Dipa, juga didapati ada perbedaan perolehan suara yang disampaikan oleh PPD dengan data perolehan suara yang ada di dokumen C1. Lagi-lagi adu mulut pun terjadi antar kandidat, ada yang mempertahankan perolehan suara seperti yang dibacakan oleh PPD, namun ada kandidat lain yang berpegang pada hasil perolehan suara seperti yang tertulis dalam lembar dokumen C1.
Silang pendapat pun terjadi berlarut-larut. Hingga akhirnya KPU Nabire menskorsing jalannya pleno, untuk melakukan koordinasi dengan KPU Provinsi maupun Pusat. Setelah berkoordinasi, pleno dilanjutkan kembali. Menurut informasi dari pihak KPU, hasil koordinasi dengan KPU tingkat atas memerintahkan adanya perbaikan hasil perolehan suara didasarkan pada lembar dokumen C1. Saat itu, KPU Nabire melalui ketuanya juga menyampaikan penonaktifan PPD Distrik Siriwo dan Dipa. Dan proses rekapitulasi lanjutan untuk kedua distrik dilanjutkan oleh KPU Nabire. (ros)

 

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2