Sendius Buka Pelatihan Tutor Pemberantasan Buta Aksara

NABIRE - Bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Rabu (16/12) kemarin, telah diselenggarakan kegiatan Pelatihan Tutor Keaksaraan Fungsional dan Pemberantasan Buta Aksara. Dalam kegiatan tersebut dibukan Penjabat Bupati Nabire Sendius Wonda, yang diwakili oleh Staf Ahli Setda Nabire, Benyamin Kareth, SH,.MAP.
Hadir Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire yang diwakili Kepala TK/SD, narasumber dari Paud FKBM Provinsi Papua serta Kabupaten Nabire dan peserta pelatihan Tutor keaksaraan. Kegiatan tesebut dilaksanakan selama dua.
Penjabat Bupati Nabire dalam sambutan mengatakan, pelatihan tutor keaksaraan fungsional dan pemberantasan buta aksara tahun 2015, yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, kiranya dapat terlaksana sesuai harapan kita semua.


Dikatakan, seiring dengan cepatnya perjalanan waktu dan saat ini kita telah berada di bulan terakhir tahun berjalan, bulan Desember yang mulia dan penuh pengharapan yang mana didalam bulan ini terdapat suatu momentum penting dan sakral, yakni hari kelahiran Sang Juru Slamat Tuhan Yesus Kristus 25 Desember. Oleh karena itu, perkenankanlah saya mengucapkan selamat merayakan natal sebagai ungkapan syukur dan pengagungan kita sebagai hamba-Nya, dengan harapan kiranya damai natal senantiasa menyertai segala aktifitas kita semua.
“Sejalan dengan perjalanan waktu yang ditandai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini, maka di era ini kita yang dituntut terus berusaha untuk meningkatkan segala kemampuan agar mampu menguasai kemajuan yang sangat pesat, khususnya kemajuan di bidang ilmu pengetahuan dan tekhnologi,” tandasnya.
Menurutnya, terkait dengan hal ini penting terus memberikan perhatian yang besar pada pembangunan pendidikan meningkat mempunyai peranan strategis dalam pembangunan bangsa serta memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan transformasi sosial.
“Selaku pimpinan di daerah ini saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire beserta jajarannya, atas terselenggaranya kegiatan yang penting ini, sebab tujuannya adalah memberikan pembekalan bagi para fungsional keaksaraan sebagai upaya pemberantasan buta akrasa dalam rangka meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM), di daerah ini agar dapat bersaing di era yang penuh kemajuan ini,” pungkasnya.
Lanjutnya, membangun manusia Indonesia seutuhnya pada hakekatnya adalah mengembangkan seluruh potensi manusia melalui keseimbangan olah hati, olah pikir, olah rasa dan olaraga yang dilakukan seiring dengan pembangunan peradaban manusia.
Oleh karena itu, kegiatan ini menjadi lebih penting dan tepat guna yang menentukan perkembangan pendidikan di daerah ini, dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dan sebagaimana diamanatkan oleh UUD 1945, yang secara tegas menyebutkan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan.
“Perlu kita ketahui bahwa keberhasilan pembangunan di daerah ini sangat tergantung kepada peran serta dari seluruh lapisan masyarakat, serta pada sikap mental dan tekad semangat dan ketaatan disiplin kita sebagai aparatur pemerintah yang ada di daerah ini,” tambah penjabat bupati.
Mengingat pentingnya kegiatan ini, maka saya harapkan kepada kita semua lebih khusus para peserta sekalian, agar mengikuti kegiatan ini dengan baik, agar dapat meningkatkan kemampuan dan pemahamannya dalam upaya pemberatasan buta aksara di daerah ini, dalam  mewujudkan SDM yang handal. (modes)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2