Sekda Buka Musda II DEKOPINDA Secara Resmi

NABIRE - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nabire, Drs. Johny Pasande membuka secara resmi kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) II Dewan Koperasi Indonesia Daerah (DEKOPINDA) Kabupaten Nabire, Rabu (27/1) kemarin di Kator Sekretariat KONI Kabupaten Nabire.
Diawal sambutan tertulisnya, Penjabat Bupati Nabire, Sendius Wonda, SE.,M.Si, yang dibacakan Sekda Johy Pasande menyampaikan selamat datang kepada DEKOPINWIL Provinsi Papua dan peserta Musda serta menyampaikan selamat bermusyawarah dalam menentukan kepengurusan DEKOPINDA Kabupaten Nabire 2015-2020.
Dikatakan Penjabat Bupati, DEKOPINDA yang mewadahi koperasi yang ada memiliki peran yang sangat besar dalam pengembangan perekonomian di daerah guna mewujudkan tingkat kesejahteraan bagi masyarakat khususnya para anggota koperasi.


“Koperasi merupakan pilar utama perekonomian nasional mempunyai peranan yang sangat penting dalam menumbuhkembangkan ekonomi daerah. Oleh karena itu kepada pengurus DEKOPINDA Kabupaten Nabire mengharapkan untuk berupaya agar dapat menumbuhkan dan mengembangkan koperasi di daerah ini dari berbagai sektor yang meliputi kualitas sumber daya manusia, manajemen pengelolaan koperasi dan kelembagaan dan permodalan koperasi,” tuturnya.
Terkait itu, DEKOPINDA Kabupaten Nabire menggelar Musda II guna membentuk kepengurusan yang baru yang amanat sehingga kedepan dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, agar koperasi di Kabupaten Nabire dapat tumbuh dan berkembang serta dapat bersaing dengan badan usaha lainnya sebagai wadah yang mampu meningkatkan perekonomian di daerah ini.
Penjabat Bupati menyampaikan terima kasih kepada Kepengurusan DEKOPINDA yang lama atas segala karya dan pengabdiannya selama ini, semoga pelaksanaan Musda berjalan dengan tertib, jujur dan demokratis sesuai dengan AD/ART.
“Perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar karena merupakan bagian dari dinamika berdemokrasi. Perbedaan pendapat hendaknya menghasilkan keputusan yang lebih berkualitas, akuntabel dan dapat diterima oleh semua pihak,” ungkapnya.
Terangnya, DEKOPINDA adalah wadah yang memiliki peran besar dalam bidangperekonomian. Dalam kiprahnya diharapkan dapat terwujud pola kemitraan yang serasi, selaras dan seimbang dalam merespon berbagai permasalahan bidang ekonomi dalam rangka meningkatkan pembangunan khususnya bidang ekonomi guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Sekda menambahkan bahwa Kabupaten Nabire diharapkan menjadi daerah yang mampu mewujudkan swasembada pangan di Papua setelah Merauke.
“Tahun ini Kabupaten Nabire akan memperluas lahan sawah seluas 1.000 hektas. Dari sisi luasnya, Kabupaten Merauke lebih luas dibanding Nabire. Di Merauke ada sekitar 4.000 hektar sementara di Nabire baru berkisar 1.000 hektar, namun dari sisi hasil, Merauke hanya bisa panen setiap tahun 1 sekali karena bergantung pada hujan, sementara di Nabire mampu menghasilkan panen tiga kali setahun,” terangnya.
“Itu baru satu potensi yang harus dikembangkan di Nabire dan menurut saya koperasi sangat berpeluang untuk mensejahterakan anggota teristimewa koperasi yang ada dilingkungan itu,” tambahnya.
Terkait DEKOPINDA belum ada sumber dana yang pasti yang padahal sudah ada dasar hukumnya yakni Kepres, Sekda berharap kepada Pengurus DEKOPINDA Kabupaten Nabire yang baru untuk menyampaikan program-program kepada Diskoperindag sehingga ada biaya untuk DEKOPINDA untuk melaksanakan tugas.
“Kita memang mempunyai dana Otsus namun dana itu sudah diatur, pemerintah kabupaten/kota tidak mempunyai keleluasaan dalam menggunakan dana itu, karena dari pemerintah provinsi sudah menentukan dan tidak boleh dipakai untuk kepentingan pegawai,” tuturnya.
Sekda meminta kepada Gerakan Koperasi untuk menyampaikan kepada anggota lebih umum masyarakat sekaligus memberikan pencerahan terkait dana itu. Bahwa pemerintah berpatokan pada aturan penggunaan dana.
“Kita tidak bisa menggunakan dana itu diluar aturan yang sudah ditentukan, kita tidak bisa menggunakan dana sesuai keinginan kita walapun kita membutuhkannya,” tandasnya seraya menambahkand alam mewujudkan swasembada pangan di Kabupaten Nabire, saya berharap DEKOPINDA bisa mengambil peran sesuai dengan bidang usahanya. (iing elsa)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2