Sekda Nabire : Masih Menunggu Undangan Pelantikan

NABIRE – Terkait dengan informasi pelantikan bupati/wakil bupati, walikota/wakil walikota secara serentak di masing-masing ibukota provinsi, pada tanggal 17 Februari 2016 mendatang, pemerintah Kabupaten Nabire masih menunggu undangan kepastian pelantikan.
Saat dikonfirmasi media ini, Rabu (10/2), Sekda Nabire, Drs. Johny Pasande mengatakan masih menunggu undangan pelantikan. Sementara ditanya soal Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait soal pelantikan serentak, Sekda Johny mengakui jika pihaknya (Pemda Nabire) sudah mendapatkan kiriman Surat Edaran Mendagri tersebut.


Ditanya soal keabsahan Surat Edaran Mendagri yang telah diterimanya, menurut Sekda Johny Pasande, surat itu masuk sesuai prosedur surat menyurat kedinasan lainnya.
Lebih lanjut dikatakan Sekda Johny Pasande, beberapa hari lalu dirinya sempat mengikuti kegiatan dengan BPK di tingkat provinsi. Saat itu dirinya sempat menyampaikan kepada Sekda Provinsi Papua terkait soal rencana pelaksanaan pelantikan bupati/wakil bupati, walikota/wakil walikota. Kata Sekda Johny Pasande, dirinya menunggu kepastian undangan dari pemerintah provinsi yang akan menggelar pelantikan serentak di Jayapura ini. Hal ini diusulkan kepada Sekda Provinsi Papua, lanjut Sekda Johny, karena pemerintah Kabupaten Nabire tentu harus mempersiapkan segala sesuatunya terkait dengan pelaksanaan pelantikan Bupati Nabire nantinya.
“Beberapa hari kemarin saat ada acara di Jayapura, saya sempat berikan usulan kepada Sekda Provinsi soal undangan pelantikan. Di dalam surat edaran Mendagri itu disebutkan pelantikan bupati akan dilaksanakan di ibukota provinsi masing-masing. Berarti Bupati Nabire nantinya akan dilantik di Jayapura. Dan kita dari Pemda Nabire tentu akan mempersiapkan segala sesuatunya untuk pelaksanaan pelantikan. Makanya kemarin saya sampaikan jika sudah ada jadwal pasti, kita minta undangan dari pemerintah provinsi,” ujar Sekda Johny.
Lanjut Sekda Johny, dalam surat edaran Mendagri disebutkan gubernur agar melantik bupati/walikota dan wakil bupati/wakil walikota secara serentak pada hari Rabu tanggal 17 Februari 2016 bertempat di ibukota provinsi masing-masing. Sesuai isi surat edaran poin ini, kata Sekda Johny, berarti pemerintah provinsi yang mempunyai hajat untuk menggelar pelantikan. Jika jadwal pelantikan sudah bisa dipastikan, tentunya dari pihak provinsi akan mengirim undangan maupun surat ke kabupaten/kota yang akan dilakukan pelantikan kepala daerahnya.
“Walaupun ini menjadi agenda pemerintah provinsi, kita di kabupaten yang kepala daerahnya akan dilantik tentu perlu informasi kepastian pelantikan. Agar kita di pemerintah daerah bisa mempersiapkan diri dalam pelaksanaan pelantikan,” ujarnya. (ros)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2