Pemekaran Kabupaten Moni Diaspirasikan

NABIRE - Sabtu (31/8) sekitar pukul 12.30 WIT bertempat di jalan pertigaan Pos Kehutanan Nabire – Uwapa, dilaksanakan penyampaian aspirasi masyarakat Moni yang di Nabire. Daerah pemekaran di wilayah Paniai yang dulunya Distrik Moni diaspirasikan untuk dimekarkan menjadi Kabupaten Moni.


Selaku koordinator lapangan, Isayas Songgonau, pembicara dalam orasi tersebut masing-masing, kepala suku besar Moni, Soter Songgonau, Cristina Songgonau, Lasarus Songgonau, Agus Songgonau, Musak Onauw.
Saat penyampaian aspirasi juga terlihat ada 5 pamflet, masing-masing bertuliskan, “DPRD Provinsi Papua segera berdialog dengan masyarakat Moni”, “Bagi siapa saja yang menghalangi pemekaran Kabupaten Moni kami siap tutup pertambangan Freeport dan jalan trans Nabire – Paniai”, “Sudah 48 tahun kami dibawah penjajahan politik lokal”, “Sudah saatnya orang Moni bersuara”, “Tidak boleh ada yang menghalangi aspirasi pemekaran dalam bentuk apapun”.
Aksi diikuti sekitar 50 orang, pengamanan orasi dilakukan oleh aparat Polsek Nabar. Setelah itu, massa membubarkan diri sekitar pukul 13.00 WIT dalam keadaan tertib, aman dan kondusif. (ist)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2