42 Ribu Penduduk Nabire Dianomalikan Kemendagri

NABIRE – Sebanyak 42.000 lebih jiwa penduduk Kabupaten Nabire dianomalikan oleh Kementerian Dalam negeri (Kemendagri). Jika tidak demikian, penduduk Nabire mencapai 207.965 jiwa, bahkan lebih. Jumlah ini belum termasuk, jumlah penduduk yang dikategorikan penduduk ganda dan penduduk yang belum terdaftar terutama dari daerah-daerah sangat terpencil.

 

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Nabire, Y Rumere di ruang kerjanya, Jumat (5/5) optimis penduduk Nabire bisa lebih dari 207.965 jiwa. Karena masih ada 12.035 orang yang masuk sebagai penduduk ganda dan masih terbukanya penambahan penduduk dari daerah-daerah yang sangat terpencil.

Rumere menjelaskan, 42 ribu orang dikategorikan dalam penduduk anomali oleh Kemendagri karena orangnya terdaftar sebagai penduduk Nabire tetapi biodatanya tidak lengkap seperti tidak adanya terdapatnya tempat dan tanggal lahir, data pribadi yang tidak valid. Warga tidak mengisi lengkap biodata yang disediakan di dalam formulir 1.01 (formulir isian biodata) saat mengurus E-KTP. Mereka ini, penduduk Nabire tetapi dianomalikan Kemendagri karena biodatanya tidak mengisinya dengan benar.

Beda, kata Rumere, dengan terdapatnya 12.000 penduduk ganda karena, warga dari luar Nabire yang datang mengurus E-KTP di Nabire, sebelumnya tidak mengurus surat pindah warga dari daerah asal sehingga penduduk yang bersangkutan memiliki NIK ganda, karema penomoran NIK berbeda antara provinsi, antar kabupaten dan kota se Indonesia, bahkan penomoran juga berbeda antara laki-laki dan perempuan. Oleh sebab itu, ketika pindah warga seharusnya melapor dan mengurus pindah warga di daerah asal untuk menghindari penomoran ganda supaya di daerah asal bisa menghapus data warga yang bersangkutan dan tercatat sebagai warga di daerah tujuan.

Rumere mengatakan kesal, bahkan kecewa dengan Kemendagri yang menetapkan penduduk Nabire hanya 165.965 orang, sementara 42.000 lebih dianomalikan dan 12 ribu lebih sebagai penduduk ganda. Karena, Dinas Dukcapil Nabire mendata penduduk lewat pelayanan E-KTP setiap hari. Hampir setiap hari warga memadati kantor Dukcapil Nabire untuk mengurus E-KTP, akta kelahiran dan akta nikah. Apalagi menjelang even-even tertentu yang membutuhkan KTP, akta kelahiran dan akta nikah. (ans)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2