Dua Siswa SMA Negeri 1 Terjebak Kecelakaan Dengan Ojek

NABIRE - Salah seorang ojek melambung ke sayap kiri pinggiran trotoar diduga untuk mengambil penumpang tanpa menyalakan weser. Hal ini mengakibatkan dua siswa SMA Negeri 1 yang di belakang ojek terjebak kecelakaan setelah ojek tersebut mendadak cepat-cepat untuk mengambil penumpang.

 

Selasa (3/9) sekitar pukul 07.15 WIT di Jl. Yos Sudarso Kelurahan Oyehe di depan kantor pos, dua siswa berjilbab dengan menggunakan helem lengkap dan beratribut SMA Negeri 1 Nabire terjebak dengan seorang ojek yang melambung ke sayap kiri trotoar untuk mengambil penumpang. Dua siswa SMA Negeri 1 terjebak kecelakaan, salah seorangnya menjadi korban gangguan pada otot kaki.

Menurut informasi di TKP, kejadian tersebut awalnya ojek yang dari belakang ngebut dan melambung ke depan. Dua pelajar SMA Negeri 1 dalam posisi sementara berjalan aman dari arah Taman Gizi, sesampai di depan Kantor Pos, ojek tersebut tiba-tiba melambung ke sayap kiri trotoar secara mendadak. Ojek tidak menyalakan lampu weser, akibatnya dua siswa yang seharusnya membutuhkan waktu untuk sampai di bangku sekolah terjebak kecelakaan dengan ojek.

Salah seorang temannya tidak terkena musibah, sedangkan yang kena musibah adalah teman satunya terluka pada kakinya. Setelah tabrak ojek dari belakang ia berusaha menahan kendaraannya dengan kaki akhirnya terseret.

Kejadian ini ditangani Unit Satlantas untuk melakukan olah TKP. (ist)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2