Ketua Harian KONI Buka Kejuaraan Bilyard Bupati Cup 2017

NABIRE - Kejuaraan Bilyard Bupati Nabire Cup 2017 dibuka secara resmi oleh Ketua KONI Kabupaten Nabire Madyo Prayitno, Sabtu  sore(22/7) di GOR Kotalama Nabire. Sementara tanda dimulainya kejuaraan yakni pemukulan bola pertama dilakukan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Norbertus Mote,SE.,M.Si.


Hal itu dilakukan sebagai wujud kebersamaan antara lembaga yang menaungi olahraga seperti diungkapkan Ketua Harian KONI Kabupaten Nabire Madyo Prayitno.
Dalam sambutanya, Ketua Harian KONI Kabupaten Nabire Madyo Prayitno mengatakan kejuaraan olahraga itu sebagai wujud keikutsertaan pengurus olahraga dalam menyuksekan program pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia (SDM) khususnya di bidang olahraga .
Untuk itu Ketua KONI  yang mengkordinir seluruh olahraga yang ada di Kabupaten Nabire menyampaikan  terimakasih dan apresiasi yang tinggi kepada Pengurus POBSI Kabupaten Nabire dan panitia yang dapat melaksanakan sesuai  yang dijadwalkan KONI dan diharapkan  kegiatan ini bisa di ikuti oleh cabang-cabang lain untuk bisa mempersipkan diri sebaik mungkin guna meningkatkan prestasi  cabang itu sendiri .
Diungkapkan Madyo Prayitno, dalam menyelenggarakan kegiatan perlu disiapkan sedemikian rupa karena merupakan pembelajaran  untuk bisa melakukan event-event yang lebih baik  dengan harapan Nabire di tunjuk sebagai tuan rumah untuk penyelenggaraan PON 2020 Papua dan tidak mengecewakan Pemerintah Daerah dan Koni sebagai pembina olahraga.
“Ini  merupakan koreksi untuk kebaikan kita bersama,” ujarnya.
Dikemukakan Madyo Prayitno, setiap cabang harus mempunyai anggota.Untuk itu dirinya meminta agar para atlet bilyard dikoordinir oleh klub-klub yang ada sehingga pembinaan atlet akan berjalan, teratur dan berkesinambungan serta atlet tidak berjalan sendiri-sendiri.
“Selanjutnya klub-klub bertanggung jawab untuk mengengembangkan berasma dengan cabang yang ada.Ini agar Cabang Bilyard dapat berjalan sesuai dengan program KONI.Jangan jadikan Bilyard hanya sebatas hiburan karena olahraga Bilyard itu memiliki dua fungsi , fungsi  hiburan atau hobi tetapi disisi lain sebagai olahraga prestasi dan itu bisa di kembangkan menjadi prestasi   menuju ke arah yang profesional.Dan ini yang perlu di pahami oleh para atlit,” tuturnya.
“Wadah atau klub yang akan mengatur kapan latihan, kapan bertanding,dan  kami harapkan dan semua cabang berbuat demikian dan dalam elaksanaannya bisa kita tingkatkan dari tahun ke tahun semakin baik  sehingga apa yang menjadi tujuan kita bersama bahwa kita bisa menjadi pemain yang baik, menjadi panitia yang baik bahkan menjadi tuan rumah yang baik itu bisa terwujud dan dapat melaksanakan sesuai aturan aturan yang ada seraya terus  menjaga kebersamaan,” paparnya.
Dikatakannya, menjaga aturan bermain bukan semata-mata kita mencari kemenangan, soal menang itu sudah hal yang biasa bagi suatu bidang olah raga tapi tujuan utama disini adalah untuk saling silaturahmi di antara atlit dan pengurus sehingga terjalin hubungan yang harmonis antar Pengurus Cabang, Klub dan Atlit  menuju prestasi.
Ketua KONI meminta untuk mengutamakan kebersamaan, menjaga ketertiban bahwa dan membuktikan bahwa masyarakat Nabire adalah masyarakat yang suka damai, suka bekerja sama, suka bersama,
“Dengan kejuaraan Bilyard ini, disamping mengolah hoby juga untuk berprestasi.Kita juga bisa saling mengenal satu sama lain sehingga kebersamaan itu akan tetap terjaga dan bila kita mampu menjaga kebersaman akan berkembang antara cabang sampai dengan masyarakat Kabupaten Nabire.Dengan begitu bisa menciptakan Nabire yang aman dan tertib,” tuturnya.
Ketua KONI mengingatkan bahwa sejak dari tahun 1969 Nabire sudah terkenal sebagai gudangnya para atlit,  namun bila gudang itu tidak dibuka oleh para pelatih dan para pengurus  maka para atlet akan tetap di dalam gudang tidak bisa keluar.
Oleh karena itu dirinya berharap agar pengurus dan pelatih membuka gudang itu dan akan keluar para atlet yang berprestasi bukan hanya di Nabire bahkan diharapkan  akan berprestasi dan dikenal serta membawa harum nama Kabupaten Nabire diluar. (iing elsa)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2