Kontingen Pesparawi Nabire Diarak Keliling Kota Nabire

NABIRE - Setelah mengikuti Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) XII se-Tanah Papua di Kota 1001 Senja Indah Kaimana, Provinsi Papua Barat, sejak tanggal 9 hingga 16 September 2017, akhirnya kontingen terakhir Pesparawi Nabire kembali ke Kabupaten Nabire, Selasa (19/9) dengan menggunakan NAM Air dan tiba di Bandara Douw Aturure Nabire pukul 16.30 WIT.


Dipimpin langsung Ketua Kontingen Pesparawi Nabire, Yufinia Mote Douw, S.SiT, kedatangan Kontingen Pesparawi Nabire langsung disambut Plt. Sekda Nabire, Drs. I Wayan Mintaya didampingi para asisten, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forum Komunikasi Perempuan Nusantara (FKPN), Bihewa Fals Comunity (BFC), RAPI, ORARI, serta sejumlah Komunitas Motor yang ada di wilayah Kabupaten Nabire.
Kontingen Pesparawi Nabire yang berhasil meraih prestasi gemilang pada Pesparawi XII se-Tanah Papua bertempat di Kabupaten Kaimana dengan mendapat peringkat 5 dari 23 kabupaten/kota se-Papua, langsung diarak keliling Kota Nabire dengan pengawalan dari Satuan Lalulintas  Polres Nabire dengan para komunitas motor yang ada di Nabire.
Ketua Kontingen Pesparawi Nabire, Yufinia Mote Douw, S.SiT kepada wartawan mengatakan, Pesparawi XII kali ini di Kaimana merupakan Pesparawi yang luar biasa, bila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Selain itu, kedatangan para Kontingen Pesparawi Nabire juga disambut dengan luar biasa. Dan apa yang dipersembahkan oleh Kontingen Pesparawi Nabire di Pesparawi XII di Kaimana untuk Kabupaten Nabire adalah untuk memuji dan memulikan nama Tuhan.
“Terima kasih, kedatangan kami di sambut meriah oleh Pemerintah dan Masyarakat Nabire, kami datang dengan penuh suka cita dan tidak kekurangan sesuatu apapun, apa yang kami persembahkan pada Pesparawi Kaimana, semuanya sudah kami lakukan secara maksimal, Tuhan yang berkehendak,” pungkasnya. (cad)   

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2