Kampung Nusantara Kimi Kembali Bangun Parit Sepanjang 600 Meter

NABIRE - Memasuki akhir triwulan tiga, pemerintah Kampung Nusantara Kimi Distrik Teluk Kimi membangun parit sepanjang 600 meter pada ruas jalan Kimi–Samabusa. Sumber dana yang digunakan dari hasil penjualan batu, pasir dan kayu yang ada di seputar Kali Kimi atau lebih tepatnya di Gunung Mamai.


Hasil pembicaraan wartawan media ini bersama Kordinator Pembangunan Kampung Nusantara Kimi, Yulian Jap Marey, Jumat (6/9) di Kampung Kimi, mengatakan, keberhasilan pembangunan ini juga didukung semua lapisan masyarakat.  Termasuk para pengusaha yang sedang melakukan kegiatan usahanya di wilayah hukum Kampung Kimi.
Misalnya untuk menunjang kegiatan penggalian parit, piohaknya dapat menggunakan alat berat milik PT. IPP.  Sedangkan yang mendukung dengan Bahan Bakar Minyak (BBM) solar dan bensin atau premium dari SPBU Rizal Jaya milik Bapak Donny dan Ibu Poppy Amir Sawaka.  Sehingga semua ini ada keterlibatan masyarakat pula.
”Untuk apa kita selalu katakan dari rakyat, untuk rakyat dan kembali juga untuk rakyat, yang mana rakyat yang merencanakan, rakyat yang mengerjakan dan kembali rakyat pula yang akan menggunakan,” tuturnya.
Dengan pembangunan parit atau drainase sepanjang 600 meter ini kiranya dapat memberikan rasa manfaat bagi masyarakat. Karena tidak semua lahan atau pemukiman masyarakat di atas lahan yang tinggi atau kering. Untuk itu diharapkan dengan pembangunan parit ini, ada rumah masyarakat yang tadinya ada hujan tergenang air, setelah pembangunan parit ini tidak  lagi ada air.
Dan rencana pembangunan parit ini akan berakhir di depan Kompi A. Namun untuk tahun 2013 pihaknya hanya bisa membangun parit hingga SPBU Rizal Jaya. Diharapkan pada tahun 2014 akan kembali dibangun hingga depan Kompi A.  Dengan harapan air yang berasal dari gunung saat hujan tidak lagi masuk ke rumah atau pekarangan masyarakat, tetapi langsung diarahkan ke saluran yang telah dibangun ini. (des)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2