Kodim 1705/Paniai Masuk 4 Besar Lomba Binsat Seluruh Indonesia

NABIRE - Komando Distrik Militer (Kodm) 1705/Paniai, mencatatkan prestasi luar biasa. Torehan membanggakan itu diraih setelah dalam lomba Pembinaan Satuan (Binsat) seluruh Indonesia, Kodim 1705/Paniai masuk dalam 4 besar dari 300 Kodim lebih di seluruh Indonesia.


Capaian prestasi gemilang itu diraih Kodim 1705 setelah dilakukan penilaian dua tahap, tahap pertama mulai 2012 hngga Juni 2013 dan tahap kedua mulai Juli hingga akhir tahun 2013.
Komandan Kodim 1705/Paniai, Letkol. Inf. Rudy Jayakarta Runtuwene melalui Kepala Staf Kodim (Kasdim) Mayor Inf. Yohanes Yono Wada, memaparkan kriteria penilaian dan program-program yang dilaksanakan serta capaian yang telah diraiih Kodim 1705.
Diterangkannya, kriteria penilaian terdiri atas 2 point umum, pertama, Pembinaan Satuan, yang meliputi bidang Pembinaan Organisasi, latihan, pangkalan, materiil dan bidang piranti lunak. Kedua, Pembinaan Teritorial (Binter) yang meliputi pertahanan wilayah (Wanwil), komunikasi sosial (Komsos) dan bhakti TNI.
Dari semua aspek penilaian, Kodim 1705/Paniai telah melaksanakannya dengan baik, baik itu perbaikan personel, satuan serta perbaikan pangkalan.bahkan sarana dan prasarana yang dimiliki Kodim 1705/Paniai, khususnya lapangan Sapta Marga dapat digunakan oleh masyarakat tanpa dipungut biaya. Lapangan Sapta Marga kerap kali dipakai untuk acara-acara besar hari besar, digunakan sebagai lapangan utama pagelaran turnamen sepakbola atau hanya sekedar pertandingan persahabatan. Lapangan Sapta Marga bukan hanya dipakai oleh tim-tim sepakbola dari Nabire tetapi juga luar Nabire. Lapangan itu juga sebagai sarana untuk latihan dan perlombaan atletik.
“Dandim dan jajarannya, baik ada lomba maupun tidak ada lomba Binsat, tetap melaksanakan fungsinya sebagai komando kewilayahan,” ungkapnya.
Lanjutnya, Kodim 1705/Paniai, dalam melaksanakan Binter wilayah,  dihadapkan dengan kondisi geografi, demografi dan kondisi sosial yang penuh tantangan, karena perbedaan statistik, karakteristik, geografi dan demografi, namun itu tidak menjadi halangan untuk Kodim 1705 melaksanakan dengan maksimal.
Dalam kondisi geografi yang sulit, Kodim 1705/Paniai juga telah membantu engevakuasi korban tanah longsor di Sugapa Kabupaten Intan Jaya, korban banjir besar di SP dan musibah lainnya.
Prestasi yang juga telah ditorehkan oleh Kodim 1705/Paniai, adalah melakukan penilaian kajian penyusunan pembentukan Kodim Puncak Jaya, serta sedang melakukan penilaian kajian pembentukkan Kodim Paru Paniai, dimana nantinya Kodim 1705/Paniai akan berganti nama menjadi Kodim 1705/Nabire.
Di bidang Wanwil, Kodim 1705 telah melaksanakan rehab rumah-rumah satuan. Sementara melihat aspek demografi, dimana karakter masyarakat yang berbeda-beda, jajaran Kodim 1705 telah melakukan pendekatan dan penggalangan secara baik, sehingga aksi demo yang terjadi dapat dieliminir seperti demo KNPB, jajaran Kodim melakukan pendekatan secara persuasif.
Kodim 1705 juga terus melakukan pembenahan data-data, pembenahan sarana dan prasarana, pembenahan ruang Dandim, Kasdim, ruang data, pembenahan ruang staf dan pembenahan ruang-ruang di Koramil.
Bidang materiil, walapun kendaraan yang dimiliki Kodim 1705 sudah lanjut usia, namun masih bisa mengoperasikannya untuk mendukung kegiatan Kodim, namun demikian perehaban kendaraan itu juga terus dilakukan.
Pendekatan seacra persuasif yang dilakukan oleh jajaran Kodim 1705 itu berjalan dengan baik, hal itu terbukti dengan penerimaan masyarakat akan kehadiran Koramil-Koramil dan bahkan masyarakat meminta penambahan Koramil.
“Pendekatan yang dilakukan oleh Kodim juga telah membawa hasil dalam hal politik khususnya dalam pelaksanaan Pemilukada, walapun dalam pesta demokrasi terjadi permasalahan sengketa dan harus berujung di Mahkamah Konstitusi (MK), namun semuanya berakhir dengan pelatintikkan Bupati dan Wakil Bupati,” tuturnya.
Dalam melakukan penangan gerakan separatis, baik sayap bersenjata maupun sayap politik, diintensifkan dengan kegiatan Binter. Pemantapan administrasi juga berjalan dengan baik.
Kodim 1705 juga terus mendukung (memback up) kegiatan kepolisian dalam menegakkan Kemanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah.
Dalam kesempatan itu, Dandim Rudy Jayakarta Runtuwene, menyampaikan terima kasih kepada Muspida dan seluruh elemen masyarakat yang telah mendukung program dan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan, sehingga oleh Kodim 1705/Paniai masuk dalam 4 besar seluruh Kodim di Indonesia dalam lomba Binsat.
Dandim 1705 meminta dukungan dari Muspida dan seluruh masyarakat Kabupaten Nabire, agar Kodim 1705/Paniai menjadi Kodim terbaik di seluruh Indonesia. (iing elsa)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2