Kuliah Perdana Program S1 Keperawatan Nabire

NABIRE - Kuliah perdana Fakultas Keperawatan Indonesia Timur Makassar Kelas Nabire dibuka oleh Asisten III Setda Nabire pukul 11.30. Sambutan Bupati Nabire melalui Asisten III mengatakan, atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Nabire mengucapkan selamat datang kepada wakil Rektor IV Universitas Indonesia Timur Makassar Kelas Nabire, Prof. DR. H. Wahyu, M.Si di Kota Nabire.

Semoga dengan kehadirannya dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi kita semua dalam meningkatkan mutu dan kualitas SDM di Kabupaten Nabire dengan baik.

Dikatakan, pembangunan yang kita laksanakan disegala bidang membutuhkan SDM yang handal dan berkualitas. Hal ini bisa didapat hanya melalui dunia pedidikan. Dalam rencana pembangunan jangka mengenah daerah tahun 2011-2015 akan terus meningkatkan mutu layanan sarana dan prasarana pendidikan di semua jenjang pendidikan di bidang kesehatan.

“Hari ini merupakan momentum yang sangat bersejarah dengan hadirnya salah satu lembaga perguruan tinggi di Kota Nabire, Uniersitas Indonesia Timur Makassar yang secara khusus membuka Fakultas Keperawatan. Ini patut diperesiasi dan mendapat dukungan dari semua pihak. Karena pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang harus diperoleh setiap warga negara,” tuturnya.

Untuk itu, adanya upaya-upaya dalam meningkatkan mutu pelayanan yang didahului dengan meningkatkan profesionalisme SDM khususnya tenaga perawat. Betapa pentingnya kesehatan bagi setiap insan manusia dalam program pembangunan Kabupaten Nabire yang dijabarkan melalui visi misinya mengutamakan kepentingan derajat kesehatan masyarakat sebagai salah satu program prioritas.

“Harus kita akui bahwa memulai sesuatu yang baru, akan menghadapi berbagai kesulitan dan tantangan. Namun kita percaya dengan kesungguhan hati, kerja keras dan kerjasama yang baik semua kendala akan dapat diatasi sebagaimana pepatah mengatakan, sekali layar terkembang pantang biduk surut kepantai sekali melangka, pantang mundur kebelakang,” paparnya.

Dengan hadirnya Fakultas Keperawatan Universitas Indonesia Timur selaku pimpinan daerah menyambut gembira. Karena salah satu permasalahan yang dihadapi yaitu terbatasnya tenaga para medis atau perawat, sedikit demi sedikit dapat diatasi. Dan pada gilirannya dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, demi terwujudnya masyarakat Nabire yang lebih berkeadilan, sejahtera makmur dan mandiri.

Dalam arahan singkat Prof. DR. H. Wahyuddin Hamid M.Si mengatakan, Fakultas Keperawatan Universitas Indonesia Timur Makassar Kelas Nabire bekerjasama dengan Yayasan Pendidikan Persada di Nabire Perguruan Tinggi berdiri sejak Tahun 2002 dan Fakultas ini sebanyak 13 fakultas. Program S2 ada 4 fakultas masing-masing Program Magister Kesehatan, Program Sospol, Program Ilmu Pemerintahan dan Fakultas Admimistrasi dan Diploma I, II dan III. Program keperawatan itu mengutamakan ketrampilan seorang dosen dan mahasiswa yang berprofesional Maluku, Maluku Tenggara, NTT, Papua dan Papua Barat.

Dosen berprofesional yang berjumlah sementara sebanyak 50 orang adalah Maluku, Maluku Tengara, NTT, Papua dan Papua Barat. Karena pihaknya bekerjasama dengan pemerintah daerah. Hal ini merupakan salah satu tujuan mempercepat peningkatan berkualitas SDM yang professional lewat bidang kesehatan masyarakat Kabupaten Nabire terhadap bidang pembangunan lainnya.

Lebih lanjut dikatakan, meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui  tenaga medis dan para medis yang semakin professional sehingga pelayanan kesehatan masyarakat semaking bertambah baik, tercipta SDM yang handal khususnya tenaga medis dan para medis.  Sehingga tercipta budaya hidup sehat bagi masyarakat. (Modestus Magai)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2