Polres Nabire Kurban 4 Ekor Sapi dan 1 Ekor Kambing

NABIRE - Secara institusi Polres Nabire pada Hari Raya Idul Adha, Selasa (15/10) ikut berkurban sebanyak empat ekor sapi dan satu ekor kambing. Kapolres Nabire AKBP. Tagor Hutapea, S.Ik., M.Si mengemukan, empat ekor sapi dan satu ekor kambing tersebut memang diserahkan untuk dikurbankan. Dirinya juga berpesan kepada Panitia Qurban Polres Nabire, untuk membagikan daging kurban secara teratur dan benar- benar sampai kepada yang berhak mendapatkannya. Terutama, kepada fakir miskin dan anak yatim piatu. 


Ssesuai dengan tema Idul Adha Tahin 2014, “Semangat Idul Adha Memotivasi Taat Perintah Rela Berkorban dan Kepedulian Lingkungan sebagai modal dasar mewujudkan Kamtibmas yang kondusif untuk pengamanan Pemilu 2014.
Kata Kapolres, bahwa dari 4 ekor Hewan Sapi kurban, salah satunya adalah pemberian dari Pemerintah Daerah Kabupaten Nabire, melalui Bupati Kabupaten Nabire, Isaias Dsouw, S.Sos kepada Polres Nabire untuk dikurbankan pada hari Idul Adha. Sehingga, Polres Polres Nabire  turut menyembelih? empat ekor sapi dan satu ekor kambing, setelah salat Idul Adha. 
AKBP. Tagor Hutapea, S.Ik., M.Si mengatakan, berkurban juga membentuk kepedulian terhadap sesama. Dan kedepan Polres Nabire berharap, ingin terus memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Sehingga, penegakan hukum di wilayah Polres Nabire bisa terwujud, melalui kerjasama yang baik antara warga masyarakat dan pihak Kepolisian.
Menurut Kapolres, bahwa makna Idul Adha bagi Kepolisian tentu sangat besar sekali. Karena, tugas Kepolisian terkait dengan masalah mental dan moral. Polisi perlu dibekali dengan mental dan moral yang baik. sebagai penegak hukum, Polisi juga mempunyai kewenangan melakukan upaya paksa. Jika, tidak dilandasi dengan moral yang baik, justru membahayakan masyarakat. (cad)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2