Rapat Konsultasi Teologis GKI se-Tanah Papua Digelar di Nabire

 

NABIRE - Rapat Konsultasi Teologis GKI se-Tanah Papua Digelar di Kabupaten Nabire. Rapat konsultasi dibuka pada Minggu (17/11) dan akan berakhir pada Kamis (21/11) mendatang. Pembukaan Rapat Konsultasi Teologis GKI se-Tanah Papua, Minggu kemarin, juga dihadiri oleh Bupati Nabire, Isaias Douw, S.Sos.

 

 

Disampaikan Bupati Isaias, pemerintah sebagai wakil Allah di dunia secara terus menerus melaksanakan pembangunan di berbagai bidang, termasuk pembangunan di bidang keagamaan. Pembangunan bidang keagamaan, yang difokuskan pada peningkatan mental dan spiritual jemaat, merupakan dasar bagi pembangunan, semua sendi kehidupan manusia.

 

Sesuai dengan thema rapat konsultasi teologis, "Dipersatukan dalam ikatan kasih," sebagai warga GKI yang telah dipersatukan oleh kasih Allah, kita dituntut untuk menebar kasih kepada sesama. Sebagaimana firman Tuhan dalam Yohanes pasal 15 ayat 12 : "Inilah perintahku supaya kamu saling mengasihi, seperti aku telah mengasihi kamu." Hal ini dapat kita maknai, segala sesuatu yang dilaksanakan, dimana kita diperkenankan Tuhan untuk hidup melayani dan mengabdi, harus mencerminkan ketulusan, kerjasama, tolong menolong, berbagi kasih dengan sesama.

 

"Hanya dengan kasihlah yang mampu menembus sekat-sekat wilayah, agama, status sosial, tingkat ekonomi, maupun adat istiadat dan budaya," tuturnya.

 

Lebih lanjut dikatakan bupati, warga GKI akan melaksanakan rapat konsultasi teologis. Forum Raker seperti ini, merupakan sarana dan wadah untuk saling berkomunikasi, menggumuli dan merumuskan hal-hal yang bersifat teologis, memantapkan landasan teologis dalam mengantisipasi dampak negatif dari arus globalisasi. Sehingga jemaat merasa didampingi dan dimampukan untuk memperoleh solusi dari permasalahan yang dihadapi. Serta mengevaluasi tugas-tugas pelayanan baik yang telah, sedang maupun yang akan dilaksanakan dimasa mendatang.

 

"Melalui rapat konsultasi ini saya mengharapkan agar di dalam pembahasan program kerja kedepan, hendaknya lebih dititikberatkan pada peningkatan iman para jemaat, untuk terlibat dan aktif dalam persekutuan, melaksanakan tugas kesaksian dan pelayanan. Sehingga merupakan duta-duta Kristus dalam mengentaskan berbagai keterbelakangan, ketidakadilan, kemerosotan moral dan kemiskinan, menuju terwujudnya tantanan warga GKI yang religius, berkeadilan, sejahtera, makmur dan mandiri," tuturnya.

 

Pelaksanaan rapat konsultasi teologis ini, lanjut bupati, selain sangat sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Nabire, juga merupakan wujud keimanan dan kesetiaan kita kepada Tuhan Yesus Kristus. Dan merupakan suatu kegiatan untuk menata dan merevitalisasi kembali tri panggilan gereja.

 

"Saya mengajak kepada segenap warga GKI sekalian, mari kita dukung semua program pemerintah daerah, menjadi pribadi yang takut akan Tuhan, hidup dan bertumbuh di dalam iman dan persekutuan, serta melayani dan memberikan hanya yang terbaik bagi Allah," ujar bupati. (ros)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2