Kadis Kelautan dan Perikanan Papua Kunjungi Nabire dan Paniai

NABIRE - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua, Frengky Wally bersama beberapa orang stafnya, Rabu (27/11) tiba di Nabire. Dalam kunjungan ini Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan langsung mengunjungi dua kabupaten, yakni Kabupaten Nabire dan Kabupaten Paniai.


Saat berada di Nabire, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Papua disambut dan didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Nabire, Yance Pekey, S.Pi, MP dan beberapa orang stafnya. Mulai dari bandara hingga ke kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Nabire.
Dalam pertemuanitu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Nabire Yance Pekey mengatakan, untuk tahun 2013 Dinas Kelautan dan Perikanan Nabire lebih memperhatikan bantuan paket kepada para kelompok nelayan ketimbang pembangunan fisik. Dan untuk tahun 2013, melalui bantuan Otsus Provinsi Papua telah ada empat paket kegiatan bantuan bagi para nelayan yang ada di Nabire.
Dan para nelayan di Kabupaten Nabire lebih banyak mengajukan proposal permohonan itu untuk bantuan motor Jhonzon 15 PK. Karena lebih irit pemakaian Bahan Bakar Minyak (BBM) Premium dan mudah atau ringan untuk dipikul saat pulang dari laut. Rata-rata nelayan kita orang asli Papua tinggalnya di kampung dan distrik yang sangat jauh dari ibu kota kabupaten.
Untuk itu dengan adanya motor jhonzon 15 PK dapat digunakan untuk melakukan pencarian dan penangkapan ikan maupun yang lainnya.  Selanjutnya ada penadah hasil masyarakat yang menggunakan motor Jhonzon 40 PK untuk menjual hasil-hasilnya ke kota Nabire.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Frengky Wally menambahkan, apa yang disampaikan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Nabire menjadi catatan penting yang harus diperhatikan. Sebab yang dekat dan tahu tentang kebutuhan para nelayan di daerah ini adalah kepala dinas bersama stafnya.
Sehingga semua usulan Dinas Kelautan dan Perikanan dari 29 kabupaten/kota se–Provinsi Papua akan menjadi perhatian dalam program kerja Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua tahun 2014 mendatang.  Dengan kita melihat mana yang menjadi skala prioritas dan mana yang menjadi prioritas.
Rencananya, Kamis (28/11) ini, Kepala Dinas Provinsi Papua bersama stfanya akan melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Paniai. Disana akan meminta data langsung dari instansi terkait soal masyarakat nelayan yang berada di pinggiran Danau Paniai. Dan data masyarakat yang akan diberikan bantuan keramba apung.
Karena dari data yang disampaikan Ibu Bupati Paniai, banyak masyarakat Paniai yang kerjanya sebagai nelayan di seputar danau yang selalu menggunakan alat tangkap tradisional. Sehingga lewat kegiatan turun lapangan ini mudah–mudahan didapat data lengkap dan akan dimasukan pada program tahun 2014 mendatang.
Dari semua kegiatan kunjungan lapangan ini, pada intinya kita ingin membangun masyarakat Papua yang bangkit dan melangkah menuju kemandirian. Dirinya harus diberdayakan dengan bantuan alat selanjutnya masyarakat yang akan menangkap ikan atau bisa memelihara ikan di keramba apung.(des)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2