Setelah Utang Rekening Listrik Dibayar, Ada Langkah Merubah Status Rayon Menjadi Cabang

NABIRE - Hingga per 28 November 2013 pelanggan penunggak rekening listrik di PT. PLN Rayon Nabire berjumlah 11.000 atau dikalkulasikan dengan uang sebesar Rp. 5,8 milyar. Dengan melihat kondisi hutang tunggakan rekening listrik sebesar ini membuat tim PT. PLN Rayon Nabire melakukan pemutusan jaringan bagi pelanggan penunggak di atas 2 bulan.

 

Karena manager dan staf PT. PLN Rayon Nabire sendiri menginginkan agar status PT. PLN Rayon Nabire dapat merubah status ke cabang yang bisa mengurusi segala kebutuhannya sendiri tanpa harus melakukan usulan ke cabang untuk menjawab kebutuhannya. Tetapi usulan langsung dari cabang ke wilayah dan barang atau kebutuhan dijawab tidak harus menunggu cabang lagi.

Sehingga untuk menjawab kerinduan perubahan status rayon menjadi cabang, manager dan staf PT. PLN Rayon Nabire melakukan pemutusan jaringan listrik bagi pelanggan penunggak rekening listrik di atas 2 bulan. Dengan demikian membutuhkan waktu satu hari bisa diputuskan 50 sampai 100 pelanggan penunggak.

“Dalam satu bulan tim PT. PLN Rayon Nabire bisa melakukan pemutusan jaringan pelanggan penunggak sebanyak 2.200 pelanggan penunggak rekening listrik,” kata manager PT. PLN Rayong Nabire, Manihar Hutajulu kepada Papuapos Nabire, Kamis (28/11) di ruangan kerjanya.

Kini, katanya, PT. PLN Rayon Nabire membutuhkan waktu selama 5 bulan untuk bisa melakukan pemutusan meteran rekening listrik penunggak di atas 2 bulan. Apabila pelanggan yang membayar serta minta dinyalakan lampunya lagi, maka secara otomatis meterannya diganti ke meteran prabayar atau pulsa. Agar tidak ada curiga antara masyarakat pelanggan dan pihak PT. PLN Rayon Nabire.

Apabila kita ingin merubah status PLN Rayon Nabire menjadi cabang, maka solusinya masyarakat pelanggan segera melunasi kewajiban.  Sehingga likuiditas PLN bisa normal dan PLN pusat menyambut baik akan kesadaran masyarakat bahwa listrik sangat dibutuhkan dan sadar akan kewajiban-kewajibannya.

Karena langkah-langkah akan menuliskan usulan perubahan status PLN Rayon menjadi cabang, hanya tinggal pada kesadaran masyarakat pelanggan listrik. Sebab dengan jumlah pelanggan PLN Rayon Nabire kini 26.000 sudah mencapai target yang diharapkan untuk perubahan satus dari rayon menjadi cabang.(des)

 

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2