Eksekutif-Legislatif Koordinasikan KUA/PPAS

NABIRE – Pihak eksekutif dan legislatif, Rabu (27/11), melakukan rapat koordinasi soal Kebijakan Umum Anggaran (KUA)/Prioritas dan Plafond Anggaran Sementara (PPAS) APBD TA 2014. Rapat dipimpin Ketua DPRD Nabire, Titi Yuliana Marey Worabai, didampingi Wakil Ketua I, Yehuda Gobay, Wakil Ketua II, KH Nahrowi dihadiri para anggota DPRD Nabire. Sementara dari pihak eksekutif dihadiri, Bupati Isaias Douw, S.Sos, Wakil Bupati Mesak Magai, S.Sos, M.Si, Plt. Sekda Nabire, dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemda Nabire.

 

Di awal rapat koordinasi, pimpinan rapat memberikan kesempatan kepada pihak eksekutif dalam hal ini melalui bupati untuk menyampaikan KUA/PPAS APBD Nabire TA 2014 mendatang. Setelah pemaparan oleh pihak eksekutif, diberikan kesempatan kepada para anggota DPRD Nabire untuk menyampaikan saran juga pendapatnya terkait KUA/PPAS tersebut.

Rapat koordinasi berjalan lancar, selisih paham dan sempat membuat suasana ruang sidang menghangat sempat terjadi ketika anggota DPRD Nabire Hendrik Andoi mengkritisi soal alokasi bantuan sosial. Akhirnya dinamika persidangan yang sempat menghangat ini pun mereda. 

Dalam rapat itu juga sempat disampaikan rancangan anggaran untuk DPRD Nabire yang diusulkan dengan jumlah sekitar 38,9 milyar rupiah. Hanya saja ketika usulan ini disampaikan ke pihak eksekutif, melalui Bupati Isaias Douw menyampaikan bahwa alokasi anggaran untuk DPRD Nabire dipatok pada nilai 28 milyar. Seiring berjalannya rapat, soal anggaran DPRD akhirnya pihak eksekutif menyampaikan akan menambah dana 2 milyar rupiah untuk anggaran DPRD Nabire.

Dari pantauan media ini, sekitar pukul 17.05 WIT, rapat koordinasi membahas KUA/PPAS diskors. Sementara anggota DPRD menggelar internal, pihak eksekutif menunggu di luar ruang sidang. Tepat pukul 18.06 WIT skors dicabut dan rapat dilanjutkan. 

Pihak DPRD menyepakati aalokasi anggaran 30 milyar rupiah, dengan catatan sekitar 9 milyar lainnya diperhitungkan pada sidang perubahan. Sementara untuk tuntutan kenaikan insentif para tenaga medis di RSUD Nabire, akan dinaikkan jumlahnya. 

Setelah disepakati, diakhiri dengan penandatanganan nota kesepakatan antara pemerintah Kabupaten Nabire dengan DPR Kabupaten Nabire tentang PPAS tahun anggaran 2014. 

Sekedar informasi, direncanakan Kamis (28/11) hari ini, DPRD akan menggelar internal untuk menentukan pelaksanaan sidang. (ros)

 

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2