Otsus, Jaminan Bagi Putra Putri Papua Menjadi PNS

NABIRE – Kebijakan pemerintah pusat dalam merekrut Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2013, secara khusus bagi 29 kabupaten/kota di Provinsi Papua, harus diberikan kesempatan dan prioritas khusus bagi putra putri asli Papua. Karena Undang–Undang nomor : 21 tahun 2001 tentang Otsus telah memberikan jaminan bagi putra dan putri asli Papua.

 

Tes CPNS formasi tahun 2013 telah dilaksanakan pada tanggal 4 Oktober 2013 lalu. Dan saat ini kita sedang menunggu hasil pengumuman hasil tes CPNS. Diharapkan kepada 29 bupati dan wakil bupati/kota agar dapat meluluskan semua anak-anak asli Papua. Agar lewat pekerjaan sebagai PNS mereka bisa menata diri dan masa depan menuju hari esok yang lebih baik.

“Mau putuskan mata rantai pengangguran di Papua hanya lewat pemberian anak-anak asli Papua menjadi PNS. karena di Papua belum ada pabrik-pabrik besar yang bisa menampung anak-anak Papua untuk bekerja,” kata anggota DPRP Provinsi Papua, Harun Agimbau kepada Papuapos Nabire, Minggu (9/12) saat berkunjung ke redaksi.

Diharapkan kepada semua bupati/walikota bersama pimpinan–pimpinan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) menanggapi hal ini secara serius dan bijaksana.  Dengan tidak melihat pada kepentingan apapun maupun ada istilah ini dan itu merupakan jatahnya si pejabat itu dan ini lagi. Karena kita diberikan kesempatan dan kepercayaan menjabat untuk rakyat bukan untuk kepentingan.

Karena dengan pengangkatan putra/putri asli Papua menjadi PNS mereka tidak lagi berteriak merdeka dan beraksi dimana–mana. Dengan demikian kita berikan pekerjaan lewat PNS agar mereka dapat memerdekakan diri menuju hari esok yang lebih baik.  Dengan demikian pemerintah sudah tidak lagi pusing, karena mata rantainya telah diputskan.

“Selaku wakil rakyat saya juga memberikan dukungan yang penuh kepada semua bupati dan wakil bupati secara umum di 29 kabupaten/kota dan juga kepada 7 bupati dan wakil di wilayah pegunungan Papua Tengah atas keberhasilan pembangunan yang telah dicapai hingga saat ini, walaupun medannya sangat berat,” tuturnya. (des)

 

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2