TK ABA I Gelar Pentas Seni Anak

NABIRE – Taman Kanak-Kanak (TK) Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 1 Kabupaten Nabire, Sabtu (7/12) kemarin menggelar Pentas Seni Anak pertama bagi kelas B 1 dan B 3 (O besar) tahun 2013. Pentas seni anak yang dihadiri siswa-siswi TK ABA, para murid wali dan pihak komite serta pengurus yayasan ini cukup meriah dan menarik, sedikit membuat gelak tawa para pengunjung yang hadir.

 

Kepala Sekolah TK ABA I, Fatmawati dalam sepatah dua katanya pada kesempatan itu mengatakan pentas seni ini baru pertama kali dilaksanakan di tahun 2013 ini. Ini pentas seni tahap pertama, dan masih ada tahap-tahap selanjutnya, baik itu untuk kelas O besar maupun O kecil. 

Sehingga, bila ada anak murid yang belum pentas dan ditunjuk kali ini jangan berkecil hati, kata Kepala Sekolah Fatmawati, karena tahap kedua nanti akan ditampilkan lagi kelas lain. “Sekarang ini yang tampil dari kelas B1 dan B3, selanjutnya B2 dan B4 akan menyusul selanjutnya,” terangnya.

Sementara itu dari pihak komite sekolah dan dari yayasan menyambut baik kegiatan pentas seni anak tersebut. Karena menurut mereka pentas seni ini juga merupakan bagian dari kegiatan ekstrakulikuler (dil uar pelajaran inti sekolah) dan tempat untuk membina mental para anak didik.

Pantauan media ini, ada sekitar 4 pentas dan pertunjukan seni dari para siswa-siswi O besar TK ABA 1 ini, dari mulai peragaan busana adat, tarian modern, angklung dan ketangkasan serta seni tarik suara.(wan)

 

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2