BPMPK Nabire Gelar Sosialisasi Peran Serta Lembaga Masyarakat

NABIRE - Bertempat di Kantor Distrik Teluk Kimi, Kamis (16/1), Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Kampung Kabupaten Nabire menggelar Kegiatan Sosialisasi Peran Serta Lembaga Masyarakat Dalam Perencanaan Pembangunan Kampung Bagi Tokoh Lembaga Masyarakat Kampung di Distrik Teluk Kimi.Kegiatan Sosialisasi tersebut di buka langsung Bupati Kabupaten Nabire Isaias Douw, S.Sos yang diwakili oleh, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Kampung Kabupaten Nabire, Menase Yoteni, SH., M. Si.


Dalam sambutan tertulis Bupati Kabupaten Nabire, yang dibacakan Kepala BPMPK Kabupaten Nabire, Menase Yoteni, SH., M. Si mengatakan, sesuai dengan Visi Kabupaten Nabire, yaitu Membara Kasih Kediri Masyarakat ini diwujudkan menjadi 4 (empat) agenda utama yaitu, mewujudkan masyarakat yang berkeadilan, sejahtera makmur dan mandiri menjadi sorotan utama dalam penyelenggaraan pemerintahan kampung.Pengembangan kapasitas Kampung diarahkan pada penguatan kemampuan Lembaga-lembaga Pemerintah Kampung melalui penguatan aparatur pemerintah kampung melalui kegiatan penguatan aparatur pemerintah kampung itu sendiri, pedoman pembentukan dan mekanisme penyusunan peraturan desa.
Kata dirinya, peranan Lembaga kemasyarakatan sebagai mitra pemerintah Kampung sudah sangat jelas sebagaimana tecantum dalam Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004, tentang Permerintahan Daerah. Dimana, Lembaga kemasyarakatan mempunyai fungsi yang sangat strategis dan sangat menentukan bagi masyarakat dalam mengelola ketidakberdayaan, menuju keberdayaan, memperbaiki kinerja pelayanan publik ke arah yang semakin berkualitas.Lembaga kemasyarakatan mengakomodasi dan mengorganisasikan seluruh bentuk peran serta masyarakat, dalam penerapan manajemen pembangunan partisipasif professional di tingkat Kampung.
Selaku Bupati dirinya berharap, bersama –sama dengan Lembaga kemasyarakatan yang ada, para peserta sosialisasi dapat menyelesaikan berbagai permasalahan ketidak berdayaan dalam pemenuhan kebutuhan dasar, memburuknya pelayanan publik, serta peran serta kelembagaan dalam perencanaan pengorganisasian, pelaksana pengendali, koordinasi dan evaluasi pemanfaatan hasil. Serta, pelestarian pembangunan kampung, seperti yang diamanatkan dalam Program Strategi Pembangunan Kampung (Prospek).
“Saya berharap, dengan Pembinaan sosialisasi peran serta kelembagaan masyarakat dalam perencaaan pembangunan secara berjenjang dari Kabupaten, distrik dan kampung, sehingga lebih pro aktif dalam memberikan dukungan bagi peran lembaga kemasyarakatan untuk menunjang pembangunan sumber daya masyarakat Kampung,”katanya.
Selain itu, lanjut Bupati, seiring dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Papua yaitu, Program Strategi Pembangunan Kampung (Prospek) yang sudah berjalan sejak tahun 2007 diprioritaskan pada pembangunan kampung dan pemberdayaan masyarakat melalui program kegiatan yang disusun oleh masyarakat Kampung.
Menurut Bupati, bahwa keinginan masyarakat untuk membangun kampungnya sangat lebih besar, oleh karena itu diperlukan kapasitas lembaga kemasyarakatan yang kuat. Dan sehubungan dengan hal tersebut, maka para Peserta Sosialiasi juga akan terlibat membangun sinergitas kerjasama dari keseluruhan komponen yang berada di kampung masing-masing menjadi mitra kerja Kepala Kampung. 
Sementara itu, Ketua Panitia, Luther Kobogau, S.Sos, tujuannya untuk membangun sinergitas kerjasama antara berbagai unsur dan komponen yang berada di kampung dalam proses pembangunan dan juga sebagai mitra kerja dari Kepala Kampung. Selain itu, para peserta Sosialisai yang terdiri dari Tokoh Agama, Tokoh Perempuan Tokoh Pemuda, Tokoh Adat, Kader Posyandu, Ketua Bamuskamp dan Kepala Kampung juga memberikan sosialisasi kepada para peserta terkait dengan tugas –tugas pokok lembaga kemasayarakatan di tingkat kampung.
Lembaga Kemasyarakatan yang ada di tingkat kampung, seperti Karang Taruna Kader Posyandu, Badan Musyawarah kampung (Bamuskamp), dibentuk berdasarkan kebutuhan masyarakat di tingkat kampung, dalam arti Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Kampung Kabupaten Nabire berperan sebagai instisusi yang memberikan motivasi, penguatan kepada Lembaga Kemasyarakatan yang ada di tingkat Kampung.
Sebanyak 35 orang Peserta yang mengikuti kegiatan Sosialisasi peran Serta Lembaga Kemasyarakatan terhadap Proses Pembangunan di tingkat Kampung yang berada distrik Teluk Kimi, dibekali dengan berbagai materi dari BPMPK Kabupaten Nabire dan Pendamping PNPM Mandiri Respek Tingkat Kabupaten.  Direncanakan, bahwa Program Sosialisasi tersebut akan berlanjut ke distrik-distrik yang lain yang ada di Kabupaten Nabire. Dan sosialisasi ini diberikan, agar penggunaan bantuan dana yang diberikan oleh pemerintah Pusat, Provinsi dan Daerah, betul-betul dimanfaatkan secara baik dengan merencanakan program kerja secara bersama dari semua unsur masyarakat, melalui lembaga-lembaga masyarakat yang berada di tingkat kampung, sehingga Dana bantuan yang diberikan lebih tepat sasaran dan dapat dinikmati oleh masyarakat melalui hasil pembangunan yang telah telah disepakati dan direncakan secara bersama-sama. (cad)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2