Sikapi Porprov Yang Kurang Jelas, Songsong Muskab, KONI Gelar Rapat

NABIRE - Menyikapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang sampai saat ini belum jelas apakah jadi dilaksanakan atau tidak, dan bila dilaksanakan kapan kepastiannya, sementara  Kejurda-Kejurda siap menjadi pengganti pesta terkbar se-Provinsi Papua itu sambil terus mempersiapkan  para atlet setiap cabang olahraga, KONI Kabupaten Nabire menggelar rapat.
Rapat yang dilaksanakan di Sekretariat  Porprov Kabupaten Nabire, Kamis (16/1) itu juga membahas persiapan menuju Musyawarah Kabupaten (Muskab) KONI Kabupaten Nabire.


Dikatakan Wakil Ketua Umum (Waketum) KONI Kabupaten Nabire, Madyo Prayitno, sejauh ini belum ada kepastian kapan Porprov akan dilaksanakan, sementara Pengprov-Pengprov Papua telah menyelenggarakan Kejurda-Kejurda sebagai gantinya, oleh karena itu dirinya meminta kepada seluruh cabang olahraga untuk tetap mempersiapkan diri sewaktu-waktu Porprov dilaksanakan.
Cabang olahraga juga dipersiapkan untuk mengikuti Kejurda-Kejurda yang diselenggarakan Pengprov Papua, dimana Kejurda-Kejurda itu akan dilaksanakan pada Bulan Februari-Maret.
Namun demikian, Waketum KONI Kabupaten Nabire mengingatkan kepada semua Pengurus Cabang Olahraga agar tidak melampaui KONI, pasalnya selama banyak cabang yang melupakan KONI dan ingat saat membutuhkan dana, Pengurus sering langsung potong kompas dan langsung berkoordinasi dengan Bupati tanpa melaui KONI.
“Ini perlu ada perbaikan dalam mekanisme organisasi, khususnya cabanf olahraga dengan KONI,” ujarnya.
Madyo Prayitno, juga memandang perlu ada pendamping dari KONI setiap ada even Kejurda atau kejuaraan-kejuaraan yang diikuti oleh setiap cabang olahraga diluar daerah, perlu ada koordinasi dari awal sampai dengan pelaporan hasilnya.
“Setiap Kejurda haru didampingi pendamping dari KONI yang bertugas untuk membuat journal selama kegiatan untuk selanjutnya dilaporkan kepada Ketua Umum KONI Kabupaten Nabire khususnya mengenai keuangan/dana yang dipaki,” ungkapnya.
Terkait dengan Muskab KONI Kabupaten Nabire, Madyo Prayitno mengatakan, bahwa Muskab akan dilaksanakan dalam waktu dekat dan Muskan hanya akan memilih Ketua Umum yang berwenang membentuk dewan formatur yang bertugas menyusun dan melengkapi kepengurusan KONI Kabupaten Nabire.
Oleh karenanya, Madyo Prayitno meminta agar panitia Muskab menyiapkan draf-draf yang diperlukan Muskab.
Sementar itu Ketua II KONI Nabire, Isak Mandosir mengatakan baik Porproc maupun Kejurda itu sama, artinya semua cabang olahraga harus tetap mempersiapkan diri.
Terkait dengan cabang olahraga yang akan diikutkan dalam Porprov, Waketum KONI Nabire menyatakan bahwa 10 cabor yang telah diploting di 2013 itu merupakan cabang prioritas, dan kemungkinan bisa bertambah melihat dari persiapan cabang itu dan utamanya masalah dana.
Disamping itu juga karena ada target yang ingin dicapai oleh Papua dalam PON IXX yang akan digelar pada tahun 2015 mendatang, sehingga masih banyak kesempatan cabang-cabang lain.
Terkait keikutsertaan cabang olahraga di Kejurda, seharusnya Pengurus yang bersangkutan melalui “KONI, namun yang sering terjadi langsung bertemu Bupati, dan itu perlu diluruskan demi tertib organisasi,” ungkap Yafet Womsiwor.
Katanya, altetik sendiri akan mengikuti Kejurda yang rencananya akan dilaksanakan di Serui pada tanggal 3-8 Maret mendatang.
Sedangkan menurut Penasehat FORKI Nabire, Chrles Maniani, karate akan mengikuti Kejurda di Jayapura pada Maret minggu ke-3.
FORKI Nabire juga sudah saatnya untuk melaksanakan Muscab mengingat masa bhakti kepengurusan yang ada sudah berakhir.Setelah Muscab, Nabire akan ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan kejuaraan Pra Kejurda untuk lima kabupaten yakni Nabire, Dogiyai, Deiyai, Paniai dan Intan Jaya.Hasil dari Pra Kejurda itu yang akan mewakili ke Kejurda di Jayapura.
Namun, sebelum Muscab, perlu terlebih dahulu dilakukan pembenahan kepengurusan  di cabang-cabang/aliran karate yang ada seperti yang diusulkan Asini Taraka dan diperkuat oleh Waketum KONI Madyo Prayitno.
Dari FOBSI, Terry Rumayauw, mengatakan bahwa FOBSI Nabire akan mengikuti Kejurda Bilyard pada tanggal 26 Januari-1 Februari mendatang di Jayapura.
Terkait itu, Waketum menyatakan, dalam keikutsertaan cabor di Kejurda semustinya dibuat protaf yang jelas, karena selama ini cabor beranggapan bahwa setiap mengikuti Kejurda dana ditanggung oleh KONI, padahal itu belum tentu, ada yang sifatnya membiayai, tetapi juga ada yang bentuk rekomendasi.
Dalam kesempatan itu, Waketum KONI Nabire meminta agar  semua cabor dapat melaksanakn organisasi dengan baik dan benar demi untuk kemajuan KONI yang pada gilirannya untuk kemajuan olahraga di Kabupaten Nabire.  (iing elsa)

 

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2