Tim BPK RI Gelar Pemeriksaan Pendahuluan APBD Nabire TA 2013

NABIRE – Tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia melakukan kunjungan rutin ke Kabupaten Nabire. Kedatangan tim BPK RI ke Nabire ini sesuai data dan informasi yang diterima media dalam rangka pelaksanaan pemeriksaan pendahuluan atas Laporan Keuangan (LK) Pemerintah Daerah Kabupaten Nabire Tahun Anggaran (TA) 2013. 

 

Tim BPK RI ini direncanakan akan berada di Nabire selama 20 hari kerja, yang dimulai sejak 28 Januari 2013 kemarin. Dan  dalam waktu yang ada tersebut tim BPK RI juga akan memonitoring atau melakukan evaluasi atas tindak lanjut adanya kemungkinan kerugian negara. 

Hal ini seperti diterangkan Bupati Isaias Douw, S.Sos belum lama ini dan kembali dijelaskan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Nabire, Slamet, SE,M.Si saat ditemui media ini di ruang kerjanya.

Dikatakan bupati, sehubungan dengan kedatangan tim BPK dan BPKP Provinsi Papua, kepada setiap pimpinan SKPD dan bendaharawan, agar segera menyiapkan laporan pertanggungjawaban kegiatan tahun anggaran 2013. Bagi SKPD yang belum menindaklanjuti temuan hasil pemeriksaan, segera berkoordinasi dengan Inspektorat Nabire.

Sementera itu, Kabid Anggaran BPKAD Nabire menjelaskan kedatangan tim BPK RI ini merupakan kegiatan pemeriksaan rutin. Yang mana untuk kali ini tim BPK akan melakukan pemeriksaan pendahuluan atas laporan keuangan daerah.

Lanjut Kabid Anggaran BPKAD Nabire ini, tim BPK RI juga nantinya akan melakukan monitoring atau evaluasi atas tindak lanjut kerugian negara. Yang mana, untuk di Kabupaten Nabire sendiri diketuai oleh Wakil Bupati Mesak Magai, S.Sos, M.Si melalui kegiatan Majelis Penyelesaian Tuntutan Ganti Rugi (MPTGR). 

“Tim MPTGR inilah yang melakukan pemantauan dan tujuan ataupun kegunaan dari hadirnya tim MPTGR ini untuk melihat sejuah mana keseriusan Kabupaten Nabire dengan segala entitas yang ada itu melakukan rekomendasi BPK RI tersebut,” jelas Slamet.

Terangnya, defenisi ataupun pengertian dari sebutan kerugian negara itu’kan banyak macamnya. Seperti apakah mengharuskan keruginan negara yang harus disetor, ada juga kerugian negera yang harus dilengkapi administrasinya. “Tim yang ada inilah yang akan memantau apa yang dimaksudkan tadi,” ungkapnya.             

Sedangkan yang dimaksud pendahuluan pemeriksaan APBD TA 2013 pertama tadi, jelas Slamet, merupakan pemeriksaan menyeluruh atas belanja daerah selama tahun 2013 dan pemeriksaan akan diulang kembali setelah Kabupaten Nabire siap dengan bentuk laporan keuangan, sehingga seluruh entitas harus melaporkan tidak ada yang kelewatan.

Pada kesempatan tersebut dirinya selaku Plt Kepala BPKAD Nabire mengharapkan didalam pemeriksaan pendahuluan tersebut para entitas Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) harus pro aktif sehingga persoalan-persoalan yang ada di daerah ini dapat diselesaikan dan dibantu oleh tim ini selama pemeriksaan dimaksud. 

Terkait soal opini BPK RI sendiri menyangkut laporan keuangan daerah, imbuh Slamet, yang pemeriksaan dilakukan BPK RI dalam setahun itu 2 kali, pemeriksaan pendahuluan dan pemeriksaan laporan keuangan. Dimaksud ataupun tujuannya sendiri apalagi terkait soal pembentukan opini entah itu Wajar Dengan Pengecualian (WDP) atau Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atau mungkin dibawah bahkan sedikit diatasnya lagi itu setelah hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh BPK RI atas penyajian laporan keuangan daerah. 

Yang jelas, akhir Slamet, kiatnya Kabupaten Nabire tahun 2013 adalah WDP. Ini bisa berhasil bukan hanya kerja keras orang keuangan atau siapa saja, tapi seluruh entitas yang ada di SKPD Kabupaten Nabire untuk bersama-sama dan bergandengan tangan guna menyusun laporan keuangan yang sesuai dengan aturan, cepat, tepat dan benar.(wan)

 

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2