Ketua Harian KONI Serahkan Dana Pembinaan

NABIRE - Ketua Harian KONI Kabupaten Nabire, Madyo Prayitno, melakukan turun langsung ke lapangan, melihat kesiapan setiap cabang olahraga melksanakan latihan guna mempersiapkan para atletnya mengikuti Kejurda sebagai ganti Porprov yang batal digelar.


Kesempata itu digunakan Ketua Harian KONI untuk menyerahkan dana/uang pembinaan bagi setiap cabang olahraga (Cabor) yang melaksanakan latihan, sedangkan Cabor yag tidak melaksanakan latihan saat peninjauan, uang pembinaannya tidak diserahkan.
Dua Cabor yang mendapat uang pembinaan dari Ketua Harian KONI dalam dua hari tinjauan adalah cabang PASI (atletik) dan Tae Kwondo.
Sebelum menyerahkan uang pembinaan kepada Ketua PASI Kabupaten Nabire, James Rooroh, Ketua Harian KONI Kabupaten Nabire, Madyo Prayitno, mengatakan bahwa Porprov dipastikan batal digelar dan sebagai gantinya, Pengda/Pengprov Papua akan menggelar Kejuaraan-Kejuaraan Daerah (Kejurda) setiap cabang olahraga dan itu akan diikuti oleh seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Papua tak terkecuali Kabupaten Nabire.
“Dari awal kita telah mempersiapkan untuk mengikuti Porprov, KONI menyiapkan sarana dan peralatan setiap cabang, dan cabang melaksanakan latihan guna mempersiapkan para atletnya.Kini Porprov batal dilaksanakan dan sebagai gantinya adalah Kejurda, sehingga kita mendorong untuk mengikuti Kejurda-kejurda itu.Dan saya selaku Ketua KONI saat ini terjun langsung kelapangan guna melihat kesiapan setiap Cabor mempersiapkan atletnya dalam bentuk latihan,” tuturnya.
Dalam mengikuti Kejurad nantinya, Ketua Harian KONI berpesan  kepada para atlet untuk bermain sebaik-baiknya, menjunjung nilai-nilai sportivitas dan menjaga nama baik Kabupaten Nabire.
“Bertanding dan bermainlah sebaik mungkin, jadilah pemain terbaik, jaga nama baik Nabire, junjung tinggi nilai-nilai sportivitas, perlihatkan bahwa Nabire merupakan daerah yang cinta damai,” ungkapnya.
“Tunjukkan bahwa anda adalah atlet yang menjadi duta  daerah dan masyarakat Kabupaten Nabire secara umum dan secara khusus mewakili atlet PASI yang lain, sehingga yang perlu diperhatikan adalah menjaga nama baik daearh dan masyarakat dengan mengikuti Kejurda sebaik-baiknya, ikuti aturan pertandingan, jaga sikap dan perilaku, tunjukkan bahwa Nabire adalah cinta damai, tunjukkan bahwa anda memang pantas mewakili Nabire di Kejurda,” pesannya.
Hal senada diungkapkan dan dipesankan Ketua Harian KONI Kabupaten Nabire dihadapan pelatih dan atlet dayung yang melaksanakan latihan di Pantai Nabire.

Dana Pembinaan Lain Dengan Dana Keberangkatan

Sementara itu, dana yang diserahkan Ketua Harian KONI kepada Cabang olahraga yang didapati melaksanakan latihan saat peninjauan, berbeda dengan dana keberangkatan/tiket dan lainnya saat kontingen Cabor mengikuti Kejurda.
“Dana yang saya serahkan ini merupakan dana pembinaan dan itu berbeda dengan dana keberangkatan Cabang olahraga untuk mengikuti Kejurda. Untuk keberangkatan nantinya KONI akan menyiapkan guna membantu keberangkatan,” ujarnya.
Namun demikian dikatakan Madyo Prayitno, dalam hal Kejurda KONI sifanya hanya membantu sehingga tidak memenuhi semua kebutuhan cabang yang mengikuti Kejurda, karena Kejurda itu berangkatnya Kejurkab dan dalam level nasional namanya Kejurnas yang pembiayaannya ditanggung cabang olahraga sedangkan KONI sifatnya hanya membantu.
Hal itu berbeda dengan Porprov yang berangkatnya dari Porkab dan dalam level nasional itu PON, sehingga pembiayaan ditanggung oleh Pemerintah Daerah. (iing elsa)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2