2 Hari Tinjau Langsung Latihan Cabor, Hanya 20 Persen Yang Laksanakan

NABIRE - Selama 2 hari, Ketua Harian KONI Kabupaten Nabire, Madyo Prayitno berkeliling, turun langsung kelapangan guan meninjau persiapan cabang olahraga melakukan latihan guna mempersiapkan para atletnya.
Dalam melakukan peninjauan selama dua hari itu, Ketua Harian KONI merasa kurang puas karena dari cabang-cabang olahraga yang ditinjau hanya 20 persen saja yang melakukan latihan.


Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dipastikan batal digelar dan sebagai gantinya dilaksanakan Kejuaraan Daerah (Kejurda) oleh Pengda/Pengprov masing-masing cabang olahraga. Sementara Kejurda-kejurda itu akan dilaksanakan bulan Februari dan Maret 2014.
Oleh karena itu, semua persiapan latihan yang awalnya diperuntukkan guna mengikuti Porprov kini dialihkan untuk mengikuti Kejurda-Kejurda.
Ketua Harian KONI Kabupaten Nabire, Madyo Prayitno, semenjak dari awal telah meminta dan mewanti-wanti setiap cabang olahraga (Cabor) untuk terus melaksanakan latihan sambil menunggu kepastian Porprov disamping menyiapkan sarana dan peralatan bagi setiap Cabor.
Kini kepastian itu sudah datang, Porprov batal digelar, dan Kejuarda-kejurda dilaksanakan sebagai gantinya.
Untuk melihat persiapan kontingen Nabire dari setiap Cabor, Ketua Harian KONI Kabupaten Nabire, Madyo Prayitno turun langsung kelapangan disetiap Cabor menlaksanakan latihan.
Namun, 2 hari turun lapangan, hanya 20 persen saja Cabor yang melaksanakn latihan.
Dihari pertama, Jum’at (7/2), Ketua Harian KONI menijau lima Cabor, yakni PASI, Tae Kwondo, Karate, Tenis Meja dan Futsal, hanya 2 Cabang yang melaksanakan latihan yakni PASI (Atletik) dan Tae Kwondo.
Sementara tinjauan dihari kedua, Sabtu (8/2), dari 5 Cabor masing-masing, Basket, Sepak Takraw, Dayung, Pencak Silat, dan Futsal, hanya satu Cabor yakni Dayung yang melaksanakan latihan.
Kepada Papuapos Nabire yang mengikuti tinjauan langsung dilapangan, Ketua Harian KONI Kabupaten Nabire, Madyo Prayitno tidak mampu menahan rasa kecewanya.
Hal itu tentu sangat beralasan karena dari awal, dalam setiap rapat KONI Kabupaten Nabire, dirinya selalu berpesan agar setiap cabang olahraga harus tetap melaksanakan latihan sambil menunggu kepastian kapan Porprov dilaksanakan dan setelah Porprov batal dilangsungkan diganti dengan Kejurda-Kejurda setiap Cabor dan itu artinya latihan yang intens dilaksanakan tetap menjadi sangat berguna.
Namun, kenyataan berkata lain, 80 persen Cabor yang ditinjau langsung tidak melaksanakan latihan.
“Memang sudah ada kepastian bahwa Porprov batal digelar teapi ada gantinya yakni setiap cabang olahraga akan melaksanakan kejurda dan waktunya antara Februari-Maret 2014. Itu artinya latihan yang dilaksanakan pada mulanya untuk persiapan Porprov tidak mubadzir (sia-sia) karena akan dialihkan mengikuti kejurda-kejurda tersebut.  Namun seperti yang kita lihat, 2 hari kita turun langsung ke lapangan untuk melihat kesiapan dan latihan setiap Cabor, hanya 20 persen yang melaksanakan latihan,” tuturnya.
Dalam melakukan peninjauan langsung dilapangan, Ketua Harian KONI Kabupaten Nabire, Madyo Prayitno menyerahkan uang pembinaan bagi cabang olahraga yang melaksanakan latihan sementara yang tidak melaksanakan latihan, uang pembinaannya tidak diserahkan.
“Saya hanya akan menyerahkan dana/uang pembinaan bagi Cabor yang melaksanakan latihan, sedangkan yang tidak latihan uang pembinaan tidak kami serahkan,” katanya. (iing elsa)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2