Ada Intervensi Terhadap FAAP-PD Kabupaten Nabire ?

NABIRE – Komentar dari Forum Anak Adat Dan Perintis Peduli Demokrasi (FAAP-PD) Kabupaten Nabire tentang perbandingan DPT dan jumlah penduduk Kabupaten Nabire, seperti dilansir media ini edisi Sabtu (8/2), membuat para elit, pemangku kepentindan dan penyelenggara Pemilu di Kabupaten Nabire, mulai memberikan respon. Salah satunya seperti dilakukan Kepala Distrik Nabire, Maikel Danomira, SSTP dan Lurah Oyehe, Yeki Pigay, S.Sos, yang menurut FAAP-PD, mengintervensi Ketua TPS 3 Kelurahan Oyehe yang notabene Ketua FAAP-PD, Samuel L. Yamban.


Dalam siaran pers yang dikeluarkan FAAP-PD, menyebutkan, Senin (10/2), Ketua FAAP-PD Kabupaten Nabire, Samuel L. Yamban bertandang ke Kantor KPU Nabire untuk mempertanyakan Surat FAAP-PD Kabupaten Nabire perihal audensi dengan KPU Nabire menyangkut Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu Legislatif 2014. Ketua KPU Nabire, Petrus Rumere, S.Sos menyampaikan agar Samuel L. Yamban segera menghubungi Kepala Distrik Nabire dan Lurah Oyehe karena ada kepentingan tertentu. Namun pada ujung-ujungnya meminta Samuel L. Yamban untuk mundur dari jabatan Ketua FAAP-PD Kabupaten Nabire.
Yang menjadi pertanyaan FAAP-PD Kabupaten Nabire, pertama, mengapa ada intervensi dari Kepala Distrik Nabire dan Lurah Oyehe terhadap FAAP-PD Kabupaten Nabire sebagai LSM yang peduli terhadap proses demokrasi di Nabire ? Hal ini dibuktikan dengan permintaan mundur dari Kepala Distrik Nabire dan Lurah Oyehe kepada Samuel L. Yamban sebagai Ketua FAAP-PD Nabire atau Ketua TPS yang notabene adalah Ketua RT.02/RW.01 Kelurahan Oyehe Distrik Nabire.
“Mengingat Kepala Distrik Nabire dan Lurah Oyehe adalah perpanjangan tangan pemerintah Kabupaten Nabire di tingkat distrik dan kelurahan, apakah ini bukti kongkrit dari intervensi rezim pemerintah daerah Kabupaten Nabire yang berkuasa saat ini ?” tulis FAAP-PD yang disampaikan kepaa media ini.
Lebih lanjut disampaikan, ketika Samuel L. Yamban diminta untuk memilih antara Ketua FAAP-PD Kabupaten Nabire, maka yang perlu dipertanyakan apakah Surat Keputusan KPPS sudah ada ? Karena sesuai dengan aturan bahwa KPPS dilantik pada hari ‘H’ pemungutan suara dalam Pemilu. KPPS dilantik oleh PPS di tingkat kelurahan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Disampaikan FAAP-PD, Samuel L. Yamban pernah mendaftarkan diri sebagai relawan demokrasi Kabupaten Nabire yang merupakan perpanjangan tangan dari KPU Kabupaten Nabire dalam sosialisasi pemilih. Namun diminta oleh Ketua KPU Nabire, Petrus Rumere, S.Sos, untuk memilih antara Ketua KPS atau relawan demokrasi.
“Apakah ini bagian bargaining politik terhadap Ketua FAAP-PD Kabupaten Nabire yang sangat proaktif dalam mengkawal proses demokrasi di Kabupaten Nabire ?” tanya FAAP-PD.
FAAP-PD Kabupaten Nabire adalah sebuah wadah dalam bentuk Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang berada di bawah Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Saireri II Nabire. Dengan tujuan, mengkawal proses demokrasi di Kabupaten Nabire agar berjalan sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.
FAAP-PD Kabupaten Nabire bukanlah forum yang hendak melawan proses demokrasi dalam NKRI dan juga bukan melawan pihak-pihak yang berkepentingan dalam proses demokrasi. Namun FAAP-PD Kabupaten Nabire berkehendak melawan setiap proses dan tindakan pembunuhan karakter demokrasi di Kabupaten Nabire. Yang pada akhirnya membuat rakyat Nabire tetap berada dalam lingkaran kebodohan dan kemiskinan.
Dalam siaran persnya, FAAP-PD menghimbauan, agar semua lapisan masyarakat Nabire untuk bergandeng tangan dan bergabung bersama Forum Anak Adat dan Perintis Demokrasi Kabupaten Nabire untuk mengkawal suara rakyat dalam Pemilu 2014. Agar rakyat benar-benar berdaulat menentukan masa depannya. (ros)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2